33 C
Semarang
Rabu, 5 Agustus 2020

Promosikan Batik, Istri Bupati Bermain Teater

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Untuk mempromosikan batik Kabupaten Pekalongan sebagai Kota Legenda Batik, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pekalongan Hj Munafah Asip Kholbihi, bermain teater di Sasono Langen Budaya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Selasa (26/12) kemarin. Dia bersama komunitas dan seniman nasional seperti Djarot B Darsono, Anuswirsyah, serta artis Ine Febriyanti.

Meski baru pertama kali tampil di acara pentas teater, Hj Munafah tak canggung. Dengan berbusana batik khas Kabupaten Pekalongan, dia tampil bersama Deddy Lutan Dance Company, membawakan tarian yang berjudul Iki Latar Ku karya Elly D Lutan. Tarian tersebut menceritakan tentang perempuan dengan segala kekuatan, kelemahan, kelapangan dan keuletan dalam kehidupan.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang, Hj Munafah mengaku sangat bersyukur, dapat tampil dengan para seniman nasional di TMII. Tentunya hal itu dapat mempromosikan batik Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya, kegiatan tersebut selain mempromosikan batik Kabupaten Pekalongan, juga untuk membangun tali silaturomi dengan para seniman yang pernah tampil di Kabupaten Pekalongan dalam pagelaran Tutur Batik yang dilaksanakan setahun lalu di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan.

“Semua yang dikenakan oleh penari dan seniman nasional adalah batik khas dengan aneka motif hasil karya perajin Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.

Hj Munafah juga mengatakan bahwa kesempatan tampil di TMII adalah upaya promosi tentang batik Kabupaten Pekalongan yang bukan hanya untuk produk fasion, namun juga produk seni dan budaya yang mempunyai nilai jual tinggi.

Apalagi Kabupaten Pekalongan merupakan Kota Legenda Batik, banyak perajin yang melegenda seperti batik Oey Soe Tjoen Kedungwuni, yang saat ini adalah generasi ketiga. Bahkan, hingga kini masih aktif menggeluti batik tulisnya.

”Dengan semakin dikenalnya batik Kabupaten Pekalongan ini, akan berkorelasi dengan majunya UMKM di Kabupaten Pekalongan, yang berdampak pada banyaknya kunjungan yang datang ke Pekalongan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga, Pariwisata dan Budaya (Disporparbud) Kabupaten Pekalongan, Bambang Irianto, menegaskan bahwa tampilnya Hj Munafah di TMII adalah kehormatan, karena dapat tampil pada event nasional dengan para seniman dan artis nasional. “Penggunaan batik sebagai properti pagelaran ini, merupakan bagian promosi yang luar biasa, bagi Kabupaten Pekalongan ke dunia luar. Semoga berdampak positif bagi perkembangan batik. Artinya, batik bukan sebagai produk saja, tapi sebuah budaya yang bisa dilestarikan,” tegas Bambang. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tingkatkan Partisipasi Pemilih

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi menyebut pendidikan politik bagi masyarakat sangatlah penting. Karena dengan begitu, keterlibatan masyarakat akan terasa langsung,...

Ratusan Atlet Pelajar Taekwondo Ikuti Popda

RADARASEMARANG.COM, PURWOREJO - Sebanyak 190 pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK di Kabupaten Purworejo mengikuti kegiatan Popda Taekwondo tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-derajat Kabupaten Purworejo...

Puluhan Pasutri Kebelet Adopsi Solehah

Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kapolsek Giriwoyo AKP Mulyanto mengatakan, saat ini masih dilakukan pengejaran terkait orang tua pembuang bayi malang tersebut. Selain...

Motor Sport GSX 150 Tingkatkan Daya Saing Suzuki

Kehadiran motor Suzuki GSX 150 dengan tipe R dan S di awal tahun 2017 mendorong daya saing brand Suzuki dalam industri kendaraan roda dua...

UNBK Mundur Satu Jam

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Semarang mengalami kendala. Seperti halnya yang terjadi di SMPN 1 Ungaran dimana pelaksanaan...

Jateng Terjunkan Dua Tim Senior

SEMARANG - Tim Jawa Tengah menerjunkan dua tim senior putra dan satu tim Junior di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Xiangqi, yang saat ini tengah...