31 C
Semarang
Kamis, 26 November 2020

Petani Harus Berkembang dan Sukses

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Bupati Kudus Musthofa mengaku ingin mengaplikasikan konsep pertanian yang dilaksanakan Serikat Paguyuban Petani (SPP) Qaryah Thayyibah di Jawa Tengah. Konsep yang dikembangkan adalah memberikan petani kesejahteraan yang lebih baik melalui proses pertanian yang lebih berkembang dan berkedaulatan.

Hal itu diungkapkan Musthofa kepada wartawan saat bersilaturahmi ke SPP Qaryah Thayyibah. “Saya sudah lama mendengar dan baru kali ini datang untuk mengetahui langsung mengenai konsep pendidikan dan pertanian yang sangat luar biasa,” jelas pria yang akrab disapa Kang Mus ini.

Menurut Bakal Calon Gubernur Jateng dari PDI Perjuangan ini, selain bidang pendidikan, tidak salah jika Qaryah Thayyibah bisa menjadi role model pengelolaan pertanian di Jawa Tengah. Ia yakin penerapan itu akan bisa sukses dan bisa memberikan manfaat yang lebih besar, utamanya kepada ribuan petani yang tergabung paguyuban mereka.

Disebutkan dia, saat ini tidak hanya memikirkan UMKM, namun juga pertanian yang menyatu dengan alam harus menjadi pemikiran untuk pengembangannya. Organisasi petani juga jangan hanya berbicara mengenai pupuk dan hasil panen petani, tetapi bagaimana memberdayakan masyarakatnya.

Terkait dengan rekomendasi calon gubernur yang akan dikeluarkan DPP PDI Perjuangan, Kang Mus mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. “Saya dan Mas Ganjar tidak bersaing. Kami sama–sama prajurit partai yang siap melaksanakan semua instruksi (partai),” tegas dia.

Sementara itu, Bahruddin selaku pendiri SPP Qaryah Thayyibah mengaku sangat mendukung paparan konsep pemberdayaan petani dan lingkungan yang disampaikan Musthofa. Menurutnya, saat ini para petani memang tidak boleh hanya terpaku dengan hasil panen (on farm) tetapi juga harus memiliki daya produksi untuk menjadikan hasil lebih berharga (off farm). “Kini saatnya petani juga harus memikirkan bentuk olahan dari hasil panen sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” imbuh Bahruddin. (sas/ton)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...