33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Perwira Wajib Menulis Nilai Kediponegoroan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Prihatin dengan mulai lunturnya penghayatan nilai-nilai Kediponegoroan di lingkungan jajaran Kodam IV Diponegoro, Panglima Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto mewajibkan para perwira menulis tentang nilai-nilai Kediponegoroan. Yakni, tentang karakter, kegigihan dan perjuangan Pangeran Diponegoro dalam memimpin perjuangan di wilayah Jawa Tengah melawan penjajahan Belanda.

Hal tersebut ditegaskan Pangdam Mayjen TNI Wuryanto saat melakukan serah terima jabatan (Sertijab) beberapa perwira di lingkungan Kodam IV Diponegoro yang diselenggarakan di Serambi Kodam IV/Diponegoro di Jalan Perintis Kemerdekaan Semarang, Rabu (27/12) kemarin.

Sertijab dilakukan oleh Irdam IV/Diponegoro dari Kolonel Inf Murlim Mariadi menyerahkan jabatan kepada Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto.
Pejabat lain adalah Aspers Kasdam IV/Diponegoro dari pejabat lama Kolonel Inf Ujang Darwis MDA kepada pejabat baru Kolonel Inf Gatot Heru Buana.  Kababinminvetcaddam IV/Diponegoro dari Kolonel Inf Heri Widarto kepada Letnan Kolonel Inf Yusuf Ragainaga. Sahli Pangdam IV/Diponegoro Bidang Hukum dan Humaniter, dari Kolonel Arh Subagyo Irianto kepada Kolonel Inf Heri Widarto. Sahli Pangdam IV/Diponegoro Bidang Ekonomi dari Kolonel Arm Eddy Suprapto kepada Kolonel Arm Indro Respati dan jabatan Dankikav 2/JRTR Kodam IV/Diponegoro dari Kapten Kav Perri Pujarama kepada Kapten Kav Andre Ramu Andika.

“Mulai dari prajurit hingga para perwira, terutama yang baru saja dilantik harus memiliki nilai-nilai Kediponegoroan. Nilai-nilai tersebut harus tertanam baik dalam melaksanakan tugas maupun dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” tandasnya.
Menurutnya, lunturnya penghayatan nilai-nilai Kediponegoroan, lantaran para prajurit kurang memahami secara utuh, sehingga penerapannya juga kurang. Karena itulah, kewajiban menulis nilai-nilai Kediponegoroan, akan mendorong para perwira untuk membaca dan mencari informasi dan mempelajari serta menerapkan nilai-nilai Kediponegorian dalam keseharian. “Kami akan menunggu hasil tulisan para perwira usai Sertijab kali ini,” tegas Pangdam.
Pangdam berharap, untuk dapat menciptakan karya nyata di lingkungan tugas para perwira Kodam IV Diponegoro, harus memiliki jiwa korsa yang tinggi dan solid. “Jangan berhenti berfikir, berkreasi, berinovasi demi kemajuan dan keberhasilan organisasi yang selalu dituntut memiliki disiplin dan profesionalitas yang tinggi,” ungkap Pangdam.
Pada waktu yang sama juga dilaksanakan acara tradisi pelepasan Kolonel Inf Murlim Mariadi, Kolonel Inf Ujang Darwis, Kolonel Inf MJP Hutagaol dan Kapten Kav Perri. (ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Karnaval Toleransi ala Warga Rowosari

BATANG – Masyarakat Desa Rowosari Kecamatan Limpung tidak ketinggalan dalam memeriahkan perayaan HUT ke 72 Kemerdekaan RI. Mereka turut menggelar karnaval yang menunjukkan kreatifitas...

Kendal Ajukan Tambahan 1.103 PNS

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Pemkab Kendal belum mendapatkan kepastian berapa formasi yang dibuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini. Meski begitu, Badan Kepegawaian,...

Pemerintah Perlu Beri Kemudahan Pelaku UMKM

DEMAK- Pemerintah diminta lebih peduli dengan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), termasuk di Demak ini. Bantuan dapat berupa pengenalan inovasi teknologi dan...

Kantor Bupati Kendal Terendam Banjir

KENDAL – Tingginya curah hujan pada Rabu (22/11) malam kemarin, membuat kompleks perkantoran Bupati Kendal direndam air setinggi 40 centimeter Kamis (23/11) siang kemarin....

Sebaiknya Sebelum Usia 35 Tahun, Tingkat Keberhasilan 30 Persen

Bagi pasangan suami istri yang lama membina rumah tangga, namun belum dikaruniai keturunan, program bayi tabung jadi solusinya. Di Kota Semarang, sejumlah rumah sakit...

Bentuk Tim Jaminan Halal di RS

SEMARANG— Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Provinsi Jawa Tengah, meminta pemerintah lebih teliti dalam mengawasi produk makanan, obat-obatan,...