33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Pabrik Air Minum Aguaria Digugat Pailit

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Perusahaan air mineral dalam kemasan (AMDK) merek Aguaria, yakni PT Indotirta Jaya Abadi, digugat pailit oleh salah satu krediturnya, Stefan Djimin. Permohonan gugatan dilayangkan  melalui kuasa hukumnya, Bambang Putut Rumono, ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Rabu (13/12) lalu.  Saat ini, persidangan  telah memasuki agenda jawaban dari termohon, PT Indotirta Jaya Abadi.

“Benar, ada gugatan permohonan pailit oleh Stefan Djimin kepada PT Indotirta Jaya Abadi. Gugatan tercatat dalam nomor register 19/Pdt.Sus-Pailit/2017/PN Niaga Smg. Saat ini, agenda sidangnya jawaban termohon,” jelas panitera pengganti PN Semarang yang mencatat perkara tersebut, Agus Suryanto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (27/12) .

Secara detail gugatan itu dapat dilihat di website resmi PN Semarang, http://sipp. pn-semarangkota. go.id/ index.php/ detil_perkara, dan tinggal memasukkan nomor perkara.

Dalam gugatannya, Stefan Djimin melalui kuasa hukumnya, Bambang Putut Rumono, meminta majelis hakim untuk mengabulkan permohonan pailit untuk seluruhnya. Pihaknya juga meminta hakim menyatakan termohon pailit (PT Indotirta Jaya Abadi, Red) berada dalam keadaaan pailit dengan segala akibat hukumnya.

“Meminta majelis hakim menunjuk hakim pengawas dari  hakim-hakim niaga di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Semarang untuk mengawasi proses kepailitan termohon pailit,” kata Bambang dalam surat gugatannya seperti dikutip di website PN Semarang.

Selain itu, lanjut Bambang, pihaknya meminta hakim menunjuk dan mengangkat Andry Abdillah dan Agus Gunawan, selaku kurator dan pengurus yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia, sebagai tim kurator dalam proses kepailitan termohon pailit. “Meminta majelis hakim menghukum termohon pailit untuk membayar seluruh biaya perkara,”tambahnya.

Kuasa hukum PT Indotirta Jaya Abadi, Agus Nurudin, saat dikonfirmasi membenarkan adanya gugatan kepailitan itu. Namun, pihaknya sampai saat ini masih berupaya untuk menempuh jalan perdamaian.

“Kami sebagai termohon pailit berusaha agar kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Kami masih berupaya melakukan negosiasi dengan para kreditur,” kata Agus.

Diakuinya, atas kasus itu kliennya juga menyatakan sudah siap membayar utang kepada para kreditur, dengan catatan ada penjadwalan ulang terkait pembayaran itu. Karena itu, pihaknya tetap menempuh jalan damai.

“Kami sudah minta agar ada penjadwalan ulang mengenai pembayaran kewajiban kami. Namun namanya kreditur banyak, jadi kami kesulitan,” ungkapnya.

Saat ditanya berapa jumlah utang  pabrik air minum Aguaria kepada para kreditur, Agus enggan menyebutkan secara detail. “Karena masih perlu dicocokkan kembali. Selain itu, terkait hal itu (jumlah utang) juga merupakan rahasia perusahaan,” kilahnya. (jks/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Sepekan Tiga Uji Coba

SEMARANG – Setelah menjalani training centre (TC) di Bandungan, Kabupaten Semarang, pekan ini tim PSIS Semarang akan mulai masuk dalam program uji coba. Sebanyak...

Siswa SD Dilatih Padamkan Kebakaran

SALATIGA – Sedikitnya 145 siswa SD Muhammadiyah Plus Salatiga begitu antusias mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran ringan di Lapangan Kembang Arum Kecamatan Sidomukti, Kamis (23/2)....

Ragam Makanan Olahan Ikan Dilombakan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Guna mendukung program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) mengajak warga di Kabupaten Semarang untuk mengolah ikan menjadi berbagai...

Penemu Aplikasi Kursus Bahasa Asing Online

Tyovan Ari Widagdo, pemuda asal Wonosobo, cukup pintar menguasai bidang Teknologi Informasi. Alumni Binus University Jakarta ini, menemukan berbagai aplikasi. Salah satunya, kursus bahasa...

Lansia Harus Aktif Berolahraga dan Sosialisasi

Dr Bambang Joni Karjono SpPD-KGer MARS Kasubag Geriatri Ilmu Penyakit Dalam RSUP Dr Kariadi Semarang RADARSEMARANG.COM - DEMI menjaga kesehatan, baik jasmani maupun rohani para lanjut...

Hindari Konflik, Sertifikatkan 25 Bondo Deso

DEMAK-Pemerintah Desa (Pemdes) Buko, Kecamatan Wedung mulai menertibkan aset desa berupa tanah bondo deso. Tanah-tanah milik desa tersebut disertifikatkan, agar statusnya lebih aman. Ketua Badan...