33 C
Semarang
Senin, 28 September 2020

Guru Zaman Now Sahabat Siswa Bermasalah

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM – DI era globalisasi dan teknologi, profesionlisme seorang guru sekarang ini semakin penuh tantangan sesuai dengan tuntutan zaman now. Secara normatif peran guru antara lain sebagai pengajar dan pendidik. Sebagai pengajar, guru harus mampu mentransfer ilmu pengetahuan ke peserta didik. Sedangkan sebagai pendidik, guru mau dan mampu membimbing siswanya untuk mengenalkan dan mengembangkan karakter-karakter yang baik untuk membangun perkembangan mental yang baik, untuk tumbuh kembang jiwanya.

Lalu apa sih peranan guru zaman now? Peranan guru zaman sekarang di antaranya adalah mengantarkan peserta didik menemukan jatidirinya untuk tumuh dan berkembang menjadi anak yang diferen dan berprestasi.

Kalau kita cermati, di zaman now ini, semua kegiatan dalam kehidupan ini menjadi serbamudah. Ini karena teknologi yang berkembang mampu memanjakan manusia di dunia ini menjadi serbamudah dan instan. Anak menjadi akrab dengan teknologi sejak usia dini. Orang tua menjadi bangga bila anaknya berprestasi. Semua prestasi itu diraih dengan penghantaran teknologi, tanpa disadari telah melupakan faktor sosial dan karakter kepribadian.

Ya, masalah sosial dan karakter menjadi penyakit yang akan menyerang anak, sehingga anak kita tidak mampu bersosialisasi dan bermasyarakat dengan baik. Di sanping itu, anak kita mengalami krisis kepribadian. Apabila siswa mengalamai masalah, maka menjadi terpuruklah siswa itu. Karena mereka sulit untuk mendapatkan solusi penyelesaian, akibat dari permasalahan sosial dan karakter yang akut.

Nah, di sinilah peranan guru dapat kita coba untuk menjadi pendidik, yaitu dengan menjadi sahabat siswa yang bermasalah. Dengan berperan sebagai sahabat diharapkan siswa menjadi nyaman dan terlindungi dengan guru, sehingga siswa mau jujur mengungkapkan permasalahan dirinya.

Guru zaman now memang berbeda dengan guru zaman dahulu. Sekarang guru harus dapat menjadi teman dengan siswanya, dalam batasan dan norma yang berlaku. Kita tidak perlu heran jika ada seorang guru yang begitu akrab bercanda dengan siswa-siswanya, seperti dengan teman sebayanya. Kondisi seperti inilah yang diharapkan oleh para siswa zaman now, karena siswa menjadi lebih akrab dengan gurunya dan bisa bebas menyampaikan sesuatu. (tentunya dalam batasan dan norma-norma yang berlaku).

Bagaimana jika menemui siswa yang sedang bermasalah? Di kalangan guru terkadang terjadi pro kontra, jika di sekolah  terdapat siswa yang sedang bermasalah, sehingga atau kadang sampai membawa-bawa nama baik sekolah. Secara pribadi menurut penulis, jika ada murid yang bermasalah janganlah disalahkan dan dipojok-pojokkan. Dekatilah siswa tersebut dengan tulus tanpa rasa benci, tapi dengan keyakinan dia anak yang baik dan mampu berprestasi seperti teman yang lain.

Pada saat yang tepat, panggilah siswa yang sedang bermasalah. Ajaklah bicara dengan hal-hal yang ringan-ringan. Tanamkan pada siswa tersebut, keyakinan, kebaikan, dan harapan yang tidak mungkin tidak tercapai. Buatlah siswa itu merasa nyaman, terlindungi dan percaya pada kita. Mintalah nomor HP yang bisa dihubungi, untuk melakukan chatingan. Di sinilah nantinya akan berproses, pantau terus dan beri motivasi. Selanjutnya guru akan menikmati sensasi siswa yang bermasalah akan bertumbuh dan berkembang dengan luar biasa. Semoga! (*/aro)

Guru SMK Negeri 3 Jepara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...