33 C
Semarang
Rabu, 8 Juli 2020

Objek 3D di Kota Lama Jadi Magnet Wisatawan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Objek wisata Kawasan Kota Lama Semarang yang terkenal akan bangunan tua peninggalan Belanda, kini memiliki sebuah objek wisata baru yang Instagramable. Yakni Dream Museum Zone (DMZ), yang menawarkan gambar tiga dimensi (3D) yang begitu mengesankan.

Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kehadiran Dream Museum Zone 3 D yang mengangkat konsep living heritage di Kota Lama.

“Dengan adanya wahana baru ini, Kota Lama tidak hanya sekadar menjadi wisata heritage saja, tapi juga ada sentuhan modern di dalamnya, seperti Dream Museum Zone 3D ini,” katanya.

Pemilik DMZ sendiri menggunakan gedung Van Dorp, menurut dia bisa menjadi destinasi baru di Kota Semarang. Sebelumnya, DMZ sudah dikenal di beberapa kota besar di dunia dan Indonesia, dimana menggunakan seni lukis 3D langsung dari pelukis Korea.

“Dengan adanya museum ini, tentu Kota Lama lebih semarak dan bisa menjadni ikon wisata Kota Semarang,” tandasnya.

Sementara, Tjahyadi, pemilik DMZ Semarang menjelaskan, dalam museum tersebut, sedikitnya ada 120 lukisan 3D yang bisa menjadi spot foto. Mulai dari pemandangan hingga animasi yang dilukis langsung di dinding dan lantai.

“Kami menggunakan 10 pelukis dari Korea plus tiga seniman dari Bali melukis langsung pakai tangan. Proses melukisnya kira-kira 2,5 bulan. Bahan cat hingga finishing khusus dari Korea,” jelasnya.

Pihaknya menargetkan 10 ribu pengunjung tiap bulannya. Dengan tiket masuk Rp 100 ribu per pengunjung. “Di sini gambarnya dilukis tangan detail sehingga terlihat hidup, ini akan menarik sekitar 10 ribu pengunjung perbulan, dengan jam operasi dari pukul 09.00-21.00 WIB,” tambahnya. (den/zal)

Objek wisata Kawasan Kota Lama Semarang yang terkenal akan bangunan tua peninggalan Belanda, kini memiliki sebuah objek wisata baru yang Instagramable. Yakni Dream Museum Zone (DMZ), yang menawarkan gambar tiga dimensi (3D) yang begitu mengesankan.

Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kehadiran Dream Museum Zone 3 D yang mengangkat konsep living heritage di Kota Lama.

“Dengan adanya wahana baru ini, Kota Lama tidak hanya sekadar menjadi wisata heritage saja, tapi juga ada sentuhan modern di dalamnya, seperti Dream Museum Zone 3D ini,” katanya.

Pemilik DMZ sendiri menggunakan gedung Van Dorp, menurut dia bisa menjadi destinasi baru di Kota Semarang. Sebelumnya, DMZ sudah dikenal di beberapa kota besar di dunia dan Indonesia, dimana menggunakan seni lukis 3D langsung dari pelukis Korea.

“Dengan adanya museum ini, tentu Kota Lama lebih semarak dan bisa menjadni ikon wisata Kota Semarang,” tandasnya.

Sementara, Tjahyadi, pemilik DMZ Semarang menjelaskan, dalam museum tersebut, sedikitnya ada 120 lukisan 3D yang bisa menjadi spot foto. Mulai dari pemandangan hingga animasi yang dilukis langsung di dinding dan lantai.

“Kami menggunakan 10 pelukis dari Korea plus tiga seniman dari Bali melukis langsung pakai tangan. Proses melukisnya kira-kira 2,5 bulan. Bahan cat hingga finishing khusus dari Korea,” jelasnya.

Pihaknya menargetkan 10 ribu pengunjung tiap bulannya. Dengan tiket masuk Rp 100 ribu per pengunjung. “Di sini gambarnya dilukis tangan detail sehingga terlihat hidup, ini akan menarik sekitar 10 ribu pengunjung perbulan, dengan jam operasi dari pukul 09.00-21.00 WIB,” tambahnya. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pecandu Sabu Diintai 3 Hari

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Seorang debt collector alias penagih utang yang menjadi pecandu sabu-sabu kemarin diringkus petugas Polres Magelang. Tersangka bernama Defri Adi, 24, warga...

Gadis Multitalenta

RUCE Nuenda Permata Dije dikenal sebagai Duta Wisata Kota Semarang. Mahasiswi Pendidikan Seni Musik Universitas Negeri Semarang (UNNES) ini adalah sosok multitalenta. Sebelum terpilih...

Paket Berisi Ular Dikembalikan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pengiriman paket dan surat di Kantor Pos Magelang di awal 2018 tumbuh 12 persen dibandingkan Desember 2017. Pengiriman masih didominasi pelaku...

Nasmoco Borong Juara Nasional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Nasmoco Group sebagai dealer resmi Toyota wilayah Jateng dan DI Jogjakarta memborong hadiah dalam ajang Dealer People Award 2017 yang digelar...

Santuni Yatim dan Jalan Santai

DEMAK- Warga Perum Griya Bhakti Praja (GBP) memiliki gawe besar. Selain menggelar kegiatan jalan santai, juga santunan anak yatim. Acara ini menandai hari jadi...

Pintar Mencari Peluang Bisnis

RANGKAIAN bunga masih menjadi pilihan untuk ucapan selamat maupun pemanis dalam berbagai acara. Hal ini ditangkap oleh Ulya Rochmana sebagai peluang bisnis yang cukup...