33 C
Semarang
Senin, 1 Juni 2020

Mulai Rintis Desa Kesenian

Desa Kebowan, Kecamatan Suruh

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, SURUH – Bidang kesenian menjadi bidikan Pemerintah Desa Kebowan untuk digarap demi memperkenalkan Desa Kebowan kepada masyarakat luas. Dengan sejumlah kesenian yang dimiliki, Pemerintah Desa akan membuat Desa Kebowan menjadi jujukan wisatawan sebagai Desa kesenian.

Beberapa kesenian yang dimiliki oleh Desa ini diantaranya ada kesenian reog, karawitan, rebana, juga kesenian drum blek yang kini hampir ada di setiap Desa di kabupaten Semarang. Alasan pemilihan bidang kesenian untuk digarap adalah karena beberapa acara di Desa ini, seperti upacara pengantin serta beberapa acara lainnya memang masih diwarnai dengan kesenian dan budaya Jawa yang sangat kental.

Hana Hidayanti (IST)
Hana Hidayanti (IST)

”Budaya-budaya di sini itu masih njawani banget. Sehingga yang seperti ini, kami berupaya untuk terus menjaganya sekaligus kita manfaatkan untuk mensejahterakan warga masyarakat,” ujar Hana Hidayanti, sekretaris Desa Kebowan kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Hana melanjutkan, berbagai upaya dilakukan Pemerintah Desa Kebowan untuk menggali potensi di bidang kesenian ini. Salah satunya, dalam setiap event, Pemerintah Desa mencoba memunculkan potensi kesenian di setiap dusun melalui sejumlah perlombaan-perlombaan yang rutin diadakan.

”Kami dorong setiap Dusun menampilkan keseniannya dengan semaksimal mungkin. Biasanya kami adakan bersamaan dengan hari besar seperti saat 17an. Strukturnya terdiri dari karang taruna dan sejumlah elemen yang ada di desa Kebowan. Kira-kira tahun 2018 kami bisa mencanangkan Desa kesenian di Kebowan,” lanjutnya.

Antusias dari warga, terutama para pemuda dikatakan oleh Hana sangat tinggi. Sebab, untuk kesenian reog sendiri memang sudah melalang buana ke sejumlah daerah untuk ditampilkan. ”Di sini reognya yang sudah dimodifikasi Temanggungan. Jadi alat musik nya tidak hanya tradisional, sudah ada tambahan seperti organ (orjen) nya,” kata dia.

Pemerintah Desa kebowan, kata dia, sangat optimis bisa menarik sejumlah wisatawan untuk datang ke Desa ini. Sedikit demi sedikit, brand Desa kesenian akan dikenalkan kepada masyarakat luas agar banyak yang datang menikmati pertunjukan kesenian di Desa yang berbatasan dengan Desa Tegalwaton di sebelah Barat ini. ”Kami akan promosikan, Konsepnya seperti ketika kita melihat pertunjukan kesenian di Bali. Tentu akan berdampak pada perekonomian warga. Karena dengan banyaknya pengunjung yang datang, warga sini bisa memanfaatkan dengan berjualan makanan, minuman atau pernak-pernik,” timpalnya.

Saat ini, selain penguatan struktur organisasi, Pemerintah Desa sedang menyiapkan para pemuda untuk dapat menjalankan kesenian yang ada. Lebih lanjut Pemeritah Desa juga sedang berupaya menyatukan langkah setiap dusun yang ada agar tujuan bersama ini dapat dicapai dengan lebih mudah.  ”Supaya tidak fokus pada Dusun masing-masing. Kita sengkuyung bersama. Sehingga ketika sudah jadi satu, kesulitan demi kesulitan dapat diatasi bersama,” kata sekdes muda ini. (sga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Dua Pemain Belum Tergantikan

SEMARANG – Tim PSIS Semarang masih menyisakan satu laga pamungkas dan telah melewati 13 pertandingan babak penyisihan Grup 4 Liga 2. Dari 13 laga...

SMAN 12 Luluskan dan Lepas 354 Siswa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-SMA Negeri 12 Semarang melepas 354 siswa-siswi kelas XII tahun ajaran 2017/2018. Acara pengumuman kelulusan dihadiri oleh orang tua siswa dan beberapa perwakilan...

Curi Motor, Kakek Dua Cucu Ditangkap

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Satuan Reskrim Polres Semarang mengamankan pencuri kendaraan motor lintas wilayah. Eko Irianto, 54, warga Pronojiwo Lumajang, Jawa Timur, diringkus setelah kedapatan...

Broadcast Snack Kripik Jamur Masuk Narkoba Golongan 1 kembali Beredar

JawaPos.com - Masyarakat kembali dihebohkan dengan adanya temuan keripik jamur mengandung narkoba. Dalam sebuah pesan berantai, kasus itu diungkap Direktorat IV Bareskrim Polri. ...

Tidak Ada Lagi WC Terpanjang di Semarang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Penasihat Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA-Undip) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Semarang....

Punya Database Anak Didik untuk Mitra Kerja

Puluhan tahun bekerja di sektor pariwisata, membuat Ilham Pamungkas kenyang urusan tetek bengek sektor ini. Ia lantas membuka pelatihan bagi muda-mudi yang ingin bekerja...