33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Warga Muslim Jadi Panitia Perayaan Natal

Melihat Hangatnya Silaturahmi Natal di Kampung Toleransi Ambarawa

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – Pemandangan berbeda terlihat pada perayaan Natal 2017 di Losari RT 04/RW 04, Kelurahan Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Senin (25/12). Dimana perayaan Natal dirayakan dirayakan oleh semua warga setempat melalui tradisi silaturahmi.

Eko Wahyu Budiyanto

SEJAK Pukul 11.00 WIB, masing-masing warga muslim di kelurahan keluar rumah untuk memberikan selamat kepada warga yang merayakan Natal dengan berjabat tangan. Ketua RT 04/RW 04 Losari, Sumarno mengatakan, silaturahmi ini telah menjadi kesepakatan warga dan berlangsung sejak tahun 2000-an.

“Kesepakatan warga masyarakat saat Lebaran dilangsungkan halal bihalal bersama pada hari pertama. Kemudian, saat Natal warga mengucapkan Natal bagi warga yang merayakannya,” kata Sumarno saat ditemui usai silaturahmi Natal 2017.

Silaturahmi Natal 2017 diawali dengan sambutan Ketua RT setempat terlebih dahulu. Sambutan tersebut berisi ucapan selamat bagi warga Nasrani yang merayakan hari raya Natal 2017. Setelah sambutan, warga Nasrani berjajar di jalan kemudian dari warga Muslim memberikan selamat melalui jabat tangan.“Kegiatan ini bukan sarana ibadah sehingga tidak ada atribut ibadah. Warga hanya saling mengucapkan selamat Natal,” katanya.

Dikatakannya, sejak berlangsungnya budaya tersebut, kini Losari dikenal dengan Kampung Toleransi. Dimana, perbedaan keyakinan tersebut dapat dikelola yang baik sehingga warga saling menghormati meski berbeda keyakinan. “Ini perwujudan tolerasi dan warga menyadari adanya perbedaan tersebut, tapi perbedaan dikelola dengan baik. Mereka saling menyadari akan perbedaan tersebut,” katanya.

Di wilayah tersebut dihuni oleh 70 KK terdiri warga Muslim 50 persen dan non Muslim ada 50 persen. Salah satu warga Nasrani, Antonius Suharjono, 49, mengaku senang dan bangga atas ucapan yang disampaikan warga Muslim.“Kami sangat senang dan rindu akan seperti ini sebagai kebersamaan,” katanya.

Tidak hanya Natal, saat Idul Fitri pun juga dilakukan hal serupa. Pada Natal ini, warga Muslim di dapuk menjadi panitia silaturahmi. Saat Lebaran warga Nasrani dan non Muslim lainnya bergantian di dapuk menjadi panitia silaturahmi. “Harapan kami bersyukur ada warga lain yang bisa mencontoh yang dilakukan di sini,” ujar Antonius.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Seribu Khataman Seribu Khafidzah

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Ribuan muslimat NU kemarin menggelar zikir bersama di Alun-Alun Kota Demak. Selain berzikir, kegiatan ini juga diwarnai dengan mengkhatamkan Alquran 30 juz...

Deklarasikan Komitmen Menjaga Kebhinekaan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Komitmen menjaga kebhinekaan mulai digencarkan oleh generasi muda. Salah satunya organisasi masyarakat (ormas) Kita Satu (K1) Jawa Tengah yang mendeklarasikan semangat untuk...

Hidup Sehat Sejak Usia Muda

RADARSEMARANG.COM - BEBERAPA tahun terakhir, banyak sekali jenis penyakit yang datangnya tanpa disadari. Tak cuma menyasar mereka yang berusia lanjut, penyakit berbahaya kini juga...

Toilet dan Kecepatan Kereta

Di edisi hari ini saya komentari beberapa catatan tentang kereta api dan kunonya uang tunai sebagai berikut; Ahmad Fakhtimihaqi: Tapi kalo ke toilet tetap bayar tunai...

Tembang Durma Untuk Kendalikan Hawa Nafsu

RADARSEMARANG.COM - Tembang macapat merupakan salah satu jenis tembang cilik atau puisi tradisional Jawa. Isi dari tembang macapat merupakan tuntutan atau pedoman kehidupan sehari-hari....

Dulu Niatnya Gerakkan Pemuda Nganggur

RADARSEMARANG.COM - KAMPUNG Puspogiwang RW III Gisikdrono, Semarang Barat, Kota Semarang, bisa dinamakan sebagai Kampung Service Pintu Mobil, tidak lepas dari peran almarhum Kasno. Dia...