33 C
Semarang
Senin, 6 Juli 2020

Pemkot Diminta Seriusi PAD Parkir Bocor

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kebocoran parkir di Kota Semarang, sebenarnya masalah lama yang tak kunjung tuntas tertangani hingga kini. Ada ribuan titik parkir yang tidak terdata dengan jelas. Bahkan, nyaris tidak ada beda, antara parkir resmi dan parkir liar.

Hal yang kerap membuat masyarakat jengkel, juru parkir dengan bebas memungut biaya parkir tidak sesuai dengan aturan Peraturan Daerah (Perda) tentang tarif parkir. Misalnya, sepeda motor tarifnya Rp 1.000, tetapi juru parkir memungut Rp 2.000 hingga Rp 3.000. Bahkan di kawasan Simpang Lima Semarang, apabila ada acara hiburan, parkir motor bisa membayar Rp 5.000. Sektor parkir memiliki potensi pendapatan tinggi bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Tetapi sektor parkir ini justru dibiarkan semrawut.

Tidak ada penertiban juru parkir yang memungut tarif tak sesuai aturan. Bahkan Pendapan Asli Daerah (PAD) sejauh ini, selalu tidak mampu mencapai target karena pendapatan parkir ini bocor dikelola Organisasi Masyarakat (Ormas) tertentu. Belakangan ini, muncul rencana penerapan parking meter atau parkir elektronik. Namun hingga ujung tahun 2017, rencana parking meter tersebut belum terealisasi.

“Pengelolaan parkir di Kota Semarang, masih jauh dari yang diharapkan,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Wiwin Subiyono kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (25/12) kemarin.

Padahal sektor parkir, kata dia, mestinya memiliki potensi pendapatan asli daerah yang sangat bagus. “Saya melihat, misalnya target parkir Rp 5,5 miliar hingga Rp 6 miliar per tahun. Sejauh ini, tidak bisa memenuhi target. Pencapaian PAD parkir terkadang hanya mencapai kurang lebih Rp 4 miliar,” katanya.

Maka dari itu, kata dia, Pemkot Semarang segera membuat terobosan mengenai pengelolaan parkir di Kota Semarang. Ia mendorong Pemkot Semarang dalam penerapan parkir elektronik atau parking meter. “Kami berharap, parkir elektronik ini bisa diterapkan. Sebab, untuk melakukan penataan pengelolaan parkir, maka Pemkot Semarang harus melakukan inovasi,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Lebaran Tak Ada Pemadaman

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menjamin tidak akan ada pemadaman listrik selama masa Lebaran 2018. Kepastian tanpa pemadaman ini berlaku mulai...

PKPI Tidak Ikut Pileg

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO—Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menutup pendaftaran bakal calon legislatif (bacaleg) untuk tingkat kabupaten/kota, Selasa (17/7) pukul 24.00 WIB. Ternyata, tidak semua...

Penjual Musiman Buru Berkah Ramadan

SEMARANG – Sudah menjadi tradisi, tiap bulan Ramadan, para pedagang musiman memadati jalan-jalan protokol untuk menjajakan menu takjil atau berbuka puasa. Aneka makanan dan...

Hendi Jamin Warga Miskin Ter-Cover BPJS Kesehatan

SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang menunjukkan komitmen untuk membantu warga miskin agar ter-cover dalam BPJS Kesehatan. Bukti keseriusan Pemkot Semarang diwujudkan dalam bentuk penandatanganan...

Main Bom-bom Car Sambil Nunggu Berbuka

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Di bulan Ramadan ini, wahana permainan di Artos Mall Magelang bertambah. Timezone baru saja mengoperasikan wahana bom-bom car yang berada di...

Kader Posyandu Pelopori Gerakan Sadar Obat

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Tiga dosen Farmasi Fikes UM Magelang yang tergabung dalam Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) mengadakan penyuluhan menggunakan obat yang rasional. Ketiga dosen itu...