33 C
Semarang
Senin, 26 Oktober 2020

Kurangi Polusi, Pemkab akan Tambah Luasan RTH

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pemkab Semarang berencana menambah luasan ruang terbuka hijau (RTH) guna mengurangi polusi dan sarana rekreasi masyarakat. Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha mengatakan salah satu titik penambahan RTH itu akan dibangun di kawasan wisata Bandungan.

“Secara bertahap akan kita tambah jumlah ruang terbuka hijau. Harapannya dapat menjadi sarana rekreasi dan interaksi masyarakat yang bermanfaat,” ujar Ngesti, Senin (25/12).

Selain itu, lanjutnya, RTH juga untuk meningkatkan mutu kehidupan dan kesejahteraan bersama. Dikatakan Ngesti, penambahan RTH juga akan dilakukan di wilayah padat penduduk di bagian Selatan Kabupaten Semarang. Sehingga persebaran RTH akan merata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Terpisah, Ketua DPU Kabupaten Semarang Totit Oktorianto mengatakan hal tersebut juga sudah dimasukkan kedalam persetujuan ke DPRD Kabupaten Semarang. “Pembuatan ruang terbuka hijau berupa taman dan hutan kota akan didukung demi kelangsungan hidup anak-anak kita di masa mendatang yang lebih baik,” kata Totit.

Dikatakan Totit, salah satu dampak pembangunan jalan tol yang melewati wilayah Kabupaten Semarang telah menghilangkan banyak sekali pohon penghijauan. Akibatnya tingkat polusi meningkat karena berkurangnya pohon yang memproduksi oksigen yang berguna bagi pernafasan manusia.

Pembuatan taman dan hutan kota itu, lanjutnya, bisa menjadi pengganti dan penyeimbang jumlah pohon yang hilang. Sekaligus meningkatkan jumlah oksigen dan mutu udara secara keseluruhan.

Hutan Kota yang dibuat di sebelah Utara bangunan Rusunawa Ungaran di Kelurahan Gedanganak itu luasnya kurang lebih 1.900 meter persegi. Sedangkan taman kota yang dibuat berdekatan dengan bangunan Rusunawa luasnya kurang lebih 1.800 meter persegi. “Taman kota dilengkapi dengan gazebo, alat permainan dan fasilitas pendukung lainnya,” katanya.

Saat ini taman tersebut sudah dimanfaatkan oleh warga setempat untuk berekreasi dan bersantai terutama saat hari libur. Sedangkan untuk kawasan hutan kota akan ditanami tanaman langka dan dilengkapi dengan jogging track untuk warga yang ingin berolahraga. Pada tahun 2017, lanjutnya, ada penambahan dua RTH yakni di Gedanganak Ungaran Timur dan Tambakboyo Kecamatan Ambarawa.

Sampai dengan akhir tahun ini, total ada 30 titik RTH di seluruh wilayah Kabupaten Semarang. RTH itu tersebar di Kecamatan Ungaran Barat, Ungaran Timur, Ambarawa, Bergas, Bawen dan Bringin. (ewb/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...