33 C
Semarang
Rabu, 30 September 2020

Daging Tak Layak Konsumsi 

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, TEGAL – Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKP3) Kota Tegal masih menemukan daging tak layak konsumsi yang bebas diperjual belikan. Bahkan, temuan tersebut merupakan hasil inspeksi mendadak di sejumlah pasar swalayan dan supermarket ternama di Kota Tegal.

Kepala DKP3 Nur Fuadi melalui Kepala Bidang Peternakan Zaenal Ali Mukti mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan melalui uji organoleptik di dua supermarket swalayan ternama. Sebanyak 5 pieces daging beku, ditemukan masih terpajang di etalase namun dalam kondisi sudah tidak layak konsumsi. Sebab, dilihat dari tekstur daging sapi sudah berbau anyir (busuk-red), pucat, dan tidak kenyal.

“Temuan daging tak laik konsumsi, langsung kami tarik dari pasaran dan disita. Manajemen supermarket, diberi teguran keras,” ungkapnya.

Menindaklanjuti temuan daging tak layak konsumsi, pihaknya meminta masyarakat lebih teliti dan cermat sebelum membeli. Menurutnya, adanya temuan tersebut dipicu faktor human error karena freezer sebagai tempat display daging tidak dinyalakan. Sehingga, membuat kualitas daging segar menjadi cepat hilang dan mudah busuk.

Kasi Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner DKP3 Liza Atikah memberikan tips dalam membedakan daging segar dan tak laik konsumsi. Diantaranya, ciri-ciri ayam bangkai adanya bercak merah kebiruan pada kulit, karkas bagian dalam berwarna kemerahan, berbau anyir, otot dada, dan paha lembek. Kemudian, ayam yang diawetkan menggunakan formalin, biasanya tak dihinggapi lalat, dan dijual tanpa menggunakan pendingin.

“Untuk daging sapi yang sehat, biasanya berwarna merah segar, aroma agak amis, serabut daging kasar dan kenyal, serta lapisan lemak tipis kecuali bagian tertentu,” jelasnya.

Liza Atikah menambahkan, sedangkan untuk daging sapi hasil gelonggongan, ciri-cirinya bisa dikenali dari warna daging cenderung pucat, dan daging berair jika dipegang. Sehingga, pedagang tidak berani menggantung daging gelonggongan karena kadar airnya akan menetes berlebihan.

Menurutnya, bagi warga yang mengetahui adanya peredaran daging tak layak konsumsi, pihaknya meminta agar hal itu segera dilaporkan ke DKP3 Kota Tegal. (syf/jpg/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...