31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Banyak Mobil Mogok di Tanjakan 15 Persen

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Peningkatan arus lalu lintas di jalur wisata Dieng Wonosobo pada libur panjang Natal mulai dirasakan. Banyak mobil berplat nomor luar kota yang terlihat lalu-lalang di wilayah Kejajar Wonosobo.

Namun banyak pengemudi mobil yang kurang menguasai kondisi jalan. Terutama di jalur tanjakan dan kelokan. Banyak mobil yang mogok di tanjakan dengan kecuraman sekitar 15 persen, menjelang rest area gardu pandang.

Mobil yang mogok ini tentu mengganggu arus lalu lintas. Apalagi jalur menuju Dieng tersebut sempit. Jika ada mobil yang mogok, maka petugas Polres Wonosobo yang berjaga harus melakukan sistem buka tutup secara bergantian. Petugas juga membantu mendorong mobil menuju rest area gardu pandang.

Kasubsatgas Pam Obwis Dieng Iptu Suriyanto mengatakan, selama 4 hari berjalannya Operasi Lilin Candi 2017, tercatat ada 7 mobil yang mogok di tanjakan curam tersebut. Rata-rata mereka berasal dari luar Wonosobo. Pada Minggu (24/12), bahkan terdapat 4 mobil yang mogok, 3 dari luar kota dan 1 dari Wonosobo.

“Cek kondisi kendaraan sebelum berangkat, gunakan gigi rendah saat menanjak. Saat berhenti karena ada kepadatan arus, lebih baik netralkan gigi dan injaklah rem atau gunakan handrem. Jangan gunakan setengah kopling yang tentunya akan menyebabkan mesin panas,” pesan Suriyanto kepada masyarakat yang berencana berwisata ke Dieng. (jpg/ton)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...