33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Perum Bulog Digugat Rp 6 M

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perusahaan pembuat lantai kayu di Kota Semarang, PT Jati Luhur Agung, menggugat Perum Bulog Subdivisi Regional Semarang, ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang, karena merasa dirugikan atas kutu yang muncul dari gudang milik perusahaan negara tersebut.

Gugatan tersebut diketahui melalui website resmi PN Semarang, http://sipp. pn-semarangkota. go.id/ index.php/ detil_perkara, dengan nomor: 474/Pdt.G/2017/PN Smg. Perkaranya diajukan oleh Usman Harjanto melalui kuasa hukumnya, A Dyah Marhaeni Arintawati berupa gugatan perbuatan melawan hukum.

Legal Officer PT Jati Luhur Agung, Bagus Haris mengatakan, kutu dari gudang yang letaknya bersebelahan dengan pabrik lantai kayu ini menyebar ke daerah sekitar lokasi pabrik di kawasan industri Wijaya Kusuma, Semarang.

“Kejadian itu bermula sekitar Juli 2017. Di sekitar lokasi pabrik kami banyak sekali ditemukan kutu,” kata Bagus Haris saat bertemu di pengadilan, Minggu (24/12).

Pihaknya khawatir serangga-serangga itu akan merusak produk yang akan diekspor ke luar negeri. Apalagi sebelumnya perusahaan telah memanggil ahli yang paham soal serangga. Dari pemeriksaan, lanjutnya, kutu yang menyebar di sekitar pabrik tersebut teridentifikasi bukan rayap.

“Dari hasil pemeriksaan ahli, kutu-kutu itu berasal dari tanaman jagung, yang ada di perusahaan bulog,” ujarnya.

Hal itu diketahuinya, setelah melakukan penelusuran dan diketahui kutu tersebut berasal dari gudang Bulog yang ada persis di samping pabrik.

“Kami sudah sampaikan keberatan ke Bulog. Mereka juga menyatakan memang mendapat titipan stok jagung dan sempat terlambat melakukan fumigasi,” imbuhnya.

Ia mengaku kecewa, karena hingga saat ini belum ada upaya nyata Bulog untuk mengatasi masalah kutu tersebut. Pihaknya melakukan gugatan, karena belum ada niat baik Bulog untuk menyelesaikan permasalahan itu. PT Jati Luhur Agung akhirnya mengajukan gugatan perdata dan meminta ganti rugi.

Total ganti rugi yang dituntut mencapai Rp 6 miliar, di mana sekitar Rp 1,1 miliar di antaranya merupakan kerugian karena harus menarik kembali empat kontainer produk yang sudah dikirim ke Amerika Serikat.

“Kami tarik kembali karena khawatir ditolak negara tujuan karena dikira produk kami ada rayapnya,” sebutnya. (jks/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tingkatkan Prestasi Melalui Gerakan Literasi 

RADARSEMARANG.COM - BACALAH Buku maka Anda akan menuai gagasan. Taburlah gagasan maka Anda akan menuai pemikiran. Taburlah pemikiran maka Anda akan menuai tindakan. Taburlah...

10 Hari Bebas, Residivis Kembali Beraksi 3 Kali

SEMARANG – Tiga pelaku spesialis pembobol rumah diringkus aparat Polrestabes Semarang. Ironisnya, satu pelaku merupakan residivis dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pekalongan kasus perampasan yang...

Satu Sumbangsih Bagi Bumi di Awal Tahun

RADARSEMARANG.COM - EUFORIA kemeriahan natal 2017 dan tahun baru 2018 masih segar di ingatan kita. Gegap gempita perayaan  hampir dinikmati seluruh penduduk dunia, tak...

Situs Batu Bale, Potensi Wisata Yang Terlupakan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui dinas terkait, seharusnya dapat menggarap dan mengelola situs Situs Batu Bale, yang tak jauh dari Kota Semarang. Sehingga bisa...

Korban Kebakaran Dapat Bantuan Rp 12,5 Juta

BATANG-Korban kebakaran dua rumah di Karangasem Batang pada 16 Mei 2017 lalu, mendapat bantuan dana sebesar Rp 12,5 juta dari para pegawai Pemkab Batang. Bantuan...

Kembangkan Wisata Alam

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Dusun Mertokondo, Desa Rejosari, Kecamatan Kalikajar tengah berbenah untuk mengembangkan potensi wisata alamnya. Didukung antusiasme warga dan perhatian dari pemerintah Desa...