33 C
Semarang
Rabu, 3 Juni 2020

Sinergikan Sumber Daya Manusia dan Alam

Desa Plumbon, Kecamatan Suruh

Another

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

RADARSEMARANG.COM, SURUH – Desa Plumbon Kecamatan Suruh menargetkan bisa mandiri dengan pengelolaan potensi yang ada di Desa. Kepala Desa Plumbon, Joko Waluyo menargetkan dua tahun ke depan Desa Plumbon bisa menjadi Desa Agropolitan Berbasis Agrowisata.

Joko menjelaskan, disebut Agropolitan karena mensinergikan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Desa Plumbon. Menurutnya, segala potensi yang ada jika dikelola dengan baik dan disinergikan maka akan memberikan dampak yang baik pula bagi masyarakat.

”Apapun itu, jika dikelola dengan baik akan memberikan dampak positif. Bahkan, misal, kekeringan pun, kalau dikelola akan menghasilkan sesuatu. Ini di Plumbon baru merintis untuk bisa ke  arah sana,“ jelas Joko kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Joko Waluyo (IST)
Joko Waluyo (IST)

Saat ini, desa yang terletak paling Barat di kecamatan Suruh ini sedang dalam proses pembangunan waterboom, memanfaatkan sumber mata air alam, dengan kolam utama kurang lebih 6000 m2. Tentu, akan ada wahana-wahana pelengkap yang nantinya dapat memanjakan para pengunjung Desa Plumbon. ”Di objek wisata ini nanti kami sinergikan dengan warga masyarakat. Masyarakat akan kami berdayakan melalui pasar yang akan dibentuk ini,” kata dia.

Pemberdayaan masyarakat dilakukan pemerintah desa Plumbon dengan menggerakkan warga desa untuk menanam pohon jambu. Nantinya, jambu warga ini dapat dijual kepada para wisatawan di Desa Plumbon. Tidak hanya Jambu, rencananya di masing-masing dusun akan digerakkan menanam buah yang berbeda-beda sehingga akan menjadi ciri khas dari masing-masing dusun di desa Plumbon. ”Jadi nanti tidak hanya produk buah dalam bentuk buah saja, tapi akan kami gerakkan menjadi berbagai macam olahan. Itu arah kami,” kata dia.

”Produk itu selain dijual di wisata air ini juga bisa ke pasar Desa. Di sini  ada pasar Desa yang nanti pengelolaannya akan dijalankan BUMDes. Nanti kantor kepala desa ini juga akan menjadi bagian dari pasar Desa. Kantor kepala desa baru akan kami bangun di jalan ring road yang akan kami bangun nanti,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, ke depan juga akan dibentuk berbagai macam usaha , seperti perusahaan air mineral dan juga budidaya ikan. Untuk yang budidaya ikan, lanjutnya, memang sudah dirintas sejak saat ini. Sudah ada sejumlah bibit ikan yang ditebar di tempat yang telah disediakan.

Upaya demi upaya ini dilakukan oleh pemerintah desa ini bertujuan untuk bisa meningkatkan Pendapatan Asli Desa Plumbon. Sehingga, ke depannya, desa Plumbon bisa menjadi desa mandiri melalui pendapatan hasil pengelolaan potensi ini. Lebih lanjut, kades yang peduli dengan warga desanya ini tidak ingin ke depan ada warga desa Plumbon, terutama anak muda, yang pergi ke luar daerah untuk mencari pekerjaan.

”Saya sangat susah untuk menandatangani untuk jadi TKI atau TKW. Sehingga tidak hanya melarang untuk pergi tapi menyediakan lapangan di sini. Kalau di desa sendiri ada, tentu mereka tidak akan pergi ke luar,” kata dia.

Dirinya, melanjutkan, penggalian potensi di Desa ini dilakukan dengan prinsip dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Dirinya ingin ke depan, masyarakat bisa menikmati hasil yag telah dicapai secara bersama-sama ini. (sga/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Di Suriname, Presiden pun Ikut Jemput Didi Kempot (10)

Didi Kempot adalah tombo kangen warga Suriname terhadap tanah leluhur. Untuk mengenang dan menghormati sang maestro, puluhan artis di...

Dari ”Terminal Tirtonadi” ke ”Pantai Klayar” lewat ”Dalan Anyar” (9)

Pola yang dipakai Didi Kempot dalam ”Stasiun Balapan” diterapkan pula pada lagu-lagunya yang mengambil nama tempat: memadukannya dengan kisah kasih. Lirik-liriknya memicu penasaran orang...

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma diproduksi 100 biji kaset itu,...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

More Articles Like This

Must Read

Mahmudah Piawai Kemudikan Mobil Tanki Pertamina

RADARSEMARANG.COM - LAZIMNYA pengemudi awak mobil tanki (AMT) Pertamina adalah seorang pria. Namun pekerjaan pria ini bisa dilakukan dengan baik oleh Mahmudah. Ya, perempuan...

Dinas Perdagangan Tak Tegas, PKL Marak

SEMARANG - Pedagang Kaki Lima (PKL) masih saja menjadi biang kemacetan. Para pedagang dengan seenaknya menempati badan jalan. Ini seperti tampak di Jalan KH...

544 Ribu Orang Belum Rekam e-KTP

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Dari sekitar 27 juta penduduk Jateng yang sudah menginjak usia 17 tahun, masih ada 544.480 orang yang belum melakukan perekaman kartu...

Ahmad Fadholi: Perlu Ada Pendampingan PKL

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan penyangga perekonomian nasional. Dalam jumlah besar dapat mendapatkan penghasilan yang digunakan untuk kesejahteraan keluarga dan bisa dikatakan sebagai...

Arbani Tak Naikkan Biaya Umrah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kenaikan biaya perjalanan umrah dan haji tak bisa dihindari lagi. Seiring dengan pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 5 persen yang...

Galang Kekuatan Sampai Awasi TPS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pasangan Cagub-Cawagub Sudirman Said-Ida Fauziyah terus melakukan gerilya untuk pemenangan dalam Pilgub Jateng. Pengurus Daerah Satuan Relawan Indonesia Raya (PD Satria)...