33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Warga Keluhkan Tingginya Harga Kebutuhan Pokok

Baca yang Lain

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Melonjaknya harga kebutuhan pokok jelang Natal dan Tahun Baru 2018 dikeluhkan oleh warga Kabupaten Semarang. Seperti halnya yang diungkapkan oleh beberapa warga Kecamatan Pringapus.

Buhari, 49, warga Kecamatan Pringapus mengungkapkan kenaikan tersebut terjadi sejak satu bulan terakhir. Operasi pasar ini, sangat membantu warga Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang.

“Kalau dibanding dengan harga pasar, jelas murah ini (operasi pasar),” kata Buhari saat mengikuti operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog Subdivre Semarang di halaman kantor Kecamatan Pringapus, Kamis (21/12) kemarin.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Norma Nila, 29, warga Kecamatan Pringapus. Harga satu kilogram beras di pasar tradisional saat ini mencapai Rp 10 ribu. Ada pula yang Rp 11 ribu. “Kalau sudah dekat Natal dan tahun baru pasti naik. Ini yang dirugikan masyarakat kecil,” katanya.

Ia berharap, Pemkab Semarang memperhatikan kondisi tersebut. Mengingat kenaikan harga terjadi di semua bahan kebutuhan pokok. “Kami berharap, pemerintah memperhatikan masyarakat kecil,” tuturnya.

Pada Kamis (21/12) siang, Bulog Subdivre Semarang menggelar operasi pasar di halaman kantor Kecamatan Pringapus. Dalam operasi tersebut petugas menyiapkan 900 kilogram cadangan beras pemerintah, 100 kilogram gula pasir, serta 120 liter minyak goreng.

Staf Perum Bulog Subdivre Semarang, Raden Widagdya Kurnia mengatakan operasi pasar tersebut sebagai bentuk penekanan terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional. “Dalam operasi pasar, beras kualitas medium dijual dengan harga Rp 8 ribu per kilogram,” katanya.

Harga tersebut lebih murah Rp 1.100 dari harga di pasaran. Sedangkan minyak goreng dan gula pasir dijual dengan harga Rp 12 ribu perkilogram, lebih murah Rp 500 dari harga di pasar. “Pemkab Semarang telah meminta Perum Bulog Subdivre Semarang untuk mengadakan operasi pasar di beberapa daerah, supaya tidak ada inflasi harga jelang Natal dan Tahun Baru 2018,” ujarnya.

Dikatakannya, operasi pasar kali ini digelar untuk meringankan beban belanja masyarakat jelang hari Natal dan Tahun Baru 2018. Dikarenakan harga kebutuhan pokok meningkat sejak awal Desember lalu. “Masyarakat menyambut positif operasi pasar kita ini,” katanya.

Selain di Kecamatan Pringapus, operasi pasar juga di gelar di Kecamatan Tengaran, Bandungan, Jambu, Suruh dan Kaliwungu. “Bulog siap kembali menggelar operasi pasar jika ada permintaan dari pemerintah daerah,” katanya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...