33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Terpeleset ke Parit, Balita Tewas Terseret Arus

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Ini menjadi peringatan bagi para orangtua untuk selalu mengawasi putra-putrinya yang masih balita saat bermain di luar rumah. Sebab, gara-gara tidak ada pengawasan saat bermain, Kiren Fatarani Inara, 2, warga Perum P4 A Blok H/32-33 RT 09 RW XI, Pudakpayung, Banyumanik jatuh terpeleset ke dalam parit yang airnya deras, Jumat (22/12). Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di Sungai Kaligarang oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang bersama warga.

Peristiwa tersebut berawal ketika korban Kiren Fatarani Inara tengah bermain bersama teman-temannya, termasuk sang kakak, Fatwa Anggoro, 4, di depan rumahnya, Jumat (22/12) sekitar pukul 15.00. Tanpa diketahui orang tua korban, Kiren bermain di dekat parit yang airnya deras. Saat itulah, korban terpeleset hingga jatuh ke dalam parit. “Paritnya agak lebar dan dalam. Korban jatuh dan terseret arus air. Kebetulan saat itu habis hujan deras,” ujar Kapolsek Banyumanik, Kompol Retno Yuli, kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Kakak korban, Fatwa Anggoro, yang mengetahui adiknya terseret banjir langsung berteriak memanggil ibunya, Ayu Windisayekti, 34. Namun saat sang ibu ke lokasi, tubuh Kiren sudah hilang terbawa arus yang mengarah ke Sungai Kaligarang. Karuan saja, kejadian itu membuat gempar warga sekitar. Warga pun beramai-ramai melakukan pencarian. Warga juga melapor ke Polsek Banyumanik.

Begitu menerima laporan, petugas segera datang ke TKP. Bersama petugas BPBD Kota Semarang, petugas dan warga melakukan pencarian dengan menyusuri aliran parit tersebut hingga ke Sungai Kaligarang. Pencarian berlangsung sekitar dua jam, hingga jazad korban berhasil ditemukan warga di Sungai Kaligarang, Srondol Kulon.

“Jazad korban ditemukan warga sekitar pukul 17.00 di Sungai Kaligarang, Srondol Kulon, belakang pabrik Raja Besi. Korban sempat terseret sejauh 2 km,” katanya.

Saat ditemukan, sekujur tubuh korban terdapat luka-luka diduga akibat terbentur batu maupun benda keras lainnya saat hanyut ke sungai. Selanjutnya, jenazah korban dikembalikan kepada keluarga yang saat itu ikut dalam proses pencarian.

“Mau dibawa ke rumah sakit, tapi keluarga bilang nggak usah. Jadi langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ujarnya. (tsa/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...