33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

GSP Bulog Sasar Pasar Tradisional

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2018, Perum Bulog Kandeman Batang gencar melakukan operasi pasar dengan sasaran utama pasar-pasar tradisional di Batang. Karena pasar tersebut menjadi jujugan warga untuk berbelanja kebutuhan pokok semua kalangan.

“Ada dua pasar yang rutin kami sambangi dalam Gerakan Stabilisasi Pangan (GSP). Yaitu Pasar Batang Sementara dan Pasar Bandar. Kedua pasar itu menjadi jujugan masyarakat di Kabupaten Batang,” kata Kepala Gudang Bulog Kandeman Batan, Tarno, Jumat (22/12) kemarin.

Menurut Tarno, upaya stabilisasi pangan ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan barang yang selalu terjadi pada akhir tahun. Terutama pada bahan kebutuhan pokok. Jika ada operasi pasar, tentu akan menjadi tolak ukur harga bagi pedagang lain, sehingga konsumen tidak dibebani kenaikan harga. Terlihat, selama digelar operasi pasar, masyarakat sangat antusias membeli.

Dalam operasi pasar ini, Bulog menyiapkan tiga bahan pokok utama, yaitu beras, gula pasir, dan minyak goreng. Semua produk dijual dengan harga standar pemerintah. Seperti minyak goreng dijual seharga Rp11.500/liter, gula pasir Rp19.900/kg dan beras premium Rp 50.000/kg.

“Kami rutin melakukan survei berbagai lokasi pasar untuk mengetahui harga kebutuhan pokok warga. Jika sudah mulai ada kenaikan, kami langsung bertindak dengan menggelar operasi pasar ini,” sebut Tarno.

Salah satu warga yang memanfaatkan kesempatan ini, Sutianah, mengapresiasi program tersebut. “Saya sangat senang dengan program ini. Paling tidak, harga pangan yang dikhawatirkan akan naik pada akhir tahun, bisa segera diantisipasi. Sehingga rakyat kecil dengan penghasilan terbatas tidak resah,” ucapnya. (han/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Usai Dilantik, ‘Disekolahkan’ ke KPK

SEMARANG- Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, akan melantik empat kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 2017 di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Senin (22/5) ini....

5 Tersangka Narkoba Ditangkap

DEMAK- Polres Demak berhasil menangkap 5 tersangka kasus narkoba. Mereka adalah Joko Susilo, 25, warga Desa Banyumeneng. Kemudian, Munhamir, 23, dan Muhamad Lutfil Hakim,...

Jadi Entrepreneur Sejak Kuliah

RADARSEMARANG.COM - BAGI Sulistyawati, 24, menjadi entrepreneur telah menjadi passionnya. Lulusan S1 Akuntansi Universitas Semarang ini mengaku enjoy dengan apa yang dikerjakannya sejak kuliah...

Bagikan Alat Tangkap Ikan Ramah Lingkungan

SEMARANG- Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti memusnahkan 91 unit alat tangkap ikan jenis Troll, Arad atau Sodo, di halaman kantor Balai Besar...

2023, Seluruh Tanah di Jateng Bersertifikat

MUNGKID—Sebanyak 5.120 warga Magelang, Senin (18/9) siang, menerima sertifikat dari pemerintah. Secara simbolis, Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah kepada 12 warga Magelang di...

Infastruktur Atasi Banjir

Proyek normalisasi Sungai Tenggang dan Sringin terus dikebut. Proyek ditargetkan rampung akhir 2018 mendatang. Pengerjaan kegiatan paket I dan II yakni galian alur sungai,...