31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

Relokasi Warga BKT Rawan Konflik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ribuan warga di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) akan direlokasi ke Rusunawa Kudu dan Pasar Klitikan Penggaron. Komisi B DPRD Kota Semarang meminta agar Pemkot Semarang mengawal jalannya proses relokasi tersebut secara humanis. Sebab, proses relokasi rawan terjadinya konflik. Selain itu, pemkot diminta mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan warga.

“Misalnya sarana dan prasarana maupun akomodasi agar saudara-saudara kita yang akan direlokasi terbantu, maka pemkot harus menyediakan truk untuk mengangkut barang-barang,” kata Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Slamet, Jumat (22/12).

Dikatakannya, DPRD Kota Semarang akan turut mengawal agar proses pemindahan ribuan warga tersebut berlangsung lancar dan tidak terjadi polemik. “Kami siap mendukung untuk kelancaran relokasi. Pasar Klitikan Penggaron saat ini juga telah dinyatakan siap menampung ribuan PKL,” katanya.

Persoalan yang perlu ditindaklanjuti adalah mengenai penataan atau pembagian lapak maupun kios. Pada prinsipnya perlu dijalin komunikasi secara intens antara Pemkot Semarang dalam hal ini Dinas Perdagangan Kota Semarang dengan warga yang terkena dampak. “Jangan sampai ada miskomunikasi hingga menimbulkan polemik. Maka ya dibicarakan secara baik. Semua pihak harus mendukung karena ini demi pembangunan Kota Semarang,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, mengaku, telah melakukan sosialisasi terakhir. “Pertama kali akan dilakukan pemindahan tahap pertama sebanyak 137 pedagang sparepart motor di Kelurahan Rejosari Semarang Timur. Pemindahan akan dilakukan pada tanggal 5 Januari 2018 mendatang,” katanya.

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here