33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Sehari Bisa Mengisi Suara 4 Tokoh Kartun

Andy Pratomo, Warga Semarang yang Jadi Dubber Film Kartun

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM – Film kartun digemari siapa saja. Tidak hanya anak-anak, tapi juga orang dewasa. Andy Pratomo adalah salah satu sosok pengisi suara di sejumlah film kartun. Seperti apa?

ABDUL MUGHIS

PROFESI sebagai pengisi suara alias dubber di film kartun memang sangat jarang dikenal publik. Kadang film kartun tersebut dikenal oleh publik secara luas, tetapi pengisi suara sosok kartun di film tersebut tak dikenali.

Andy Pratomo, warga Jalan Cakrawala Timur II Semarang Barat, memiliki cerita di balik dubbing film kartun. Ia bersama rekan-rekannya memiliki aktivitas menggarap film kartun dari luar negeri. Terakhir yang digarap adalah film kartun berjudul Robinson Crusoe.

“Awalnya memang bekerja di rumah produksi yang sering menggarap iklan dalam bentuk audio, icommerce, kemudian merambah dubbing film dan project film kartun. Ada yang dalam format Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa,” kata Andy Pratomo kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (21/12).

Ia bersama teman-temannya saat ini mendirikan perusahaan yang bergerak dalam dubbing film dan produksi audio dengan nama Waiwai Studio yang berkantor di Jogjakarta.

Ia berbagi kisah menarik di balik proses dubbing film kartun. “Ya memang menyenangkan. Ada yang satu orang men-dubbing dua karakter. Proses rekaman dilakukan di studio. Dalam satu hari bisa mengisi suara empat tokoh kartun. Pengerjaan tergantung kerumitan dan durasi film. Semakin berdurasi panjang, maka proses pengisian suara membutuhkan waktu lama,” kata pria kelahiran Pati, 30 Juli 1975 ini.

Ia membuat format film Bahasa Jawa karena diputar di televisi lokal di Jogja. Penggarapan dari awal memiliki proses yang cukup panjang. Begitu menerima project, dilakukan pendaftaran dan casting suara. Setelah casting, dilakukan meeting, nonton bareng film yang akan didubbing, reading, rekaman hingga editing.

“Ada proses seleksi sesuai dengan kebutuhan karakter tokoh di film kartun tersebut. Misalnya, lima orang, ada cewek-cowok, dibikin sample suara, kemudian dikirimkan ke klien. Nanti mereka yang memilih, baru kami memulai dubbing,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tumbuhkan Budaya Membaca

BANCAK - Kepala Desa Wonokerto, Muh Zuhdi sangat menekankan warganya untuk gemar membaca. Menurutnya membaca merupakan kunci utama untuk menambah ilmu pengetahuan. Demi mendorong warga agar...

36 Tahun Radio Suara Surabaya Mengudara

Suara Surabaya (SS) tidak hanya menjadi media yang memberikan informasi dan hiburan. Radio dengan frekuensi lokal 100 FM itu sudah menjadi komunitas. Ratusan ribu...

RAN Ajak Peduli Lingkungan Rawa Pening

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Upaya pelestarian ekosistem alam Danau Rawa Pening penting dilakukan, mengingat danau ini merupakan satu dari 15 danau yang masuk ke dalam...

Lelang Kerbau Nawas Sharif

Oleh: Dahlan Iskan Berita politik paling top di Pakistan saat ini: lelang kerbau. Jumlahnya delapan. Kandangnya di belakang rumah perdana menteri. Yang membeli perdana menteri lama:...

Jembatan Rel KA Kembali Makan Korban

DEMAK-Jembatan rel kereta api (KA) lawas yang melintang di atas Sungai Kalijajar, tepatnya di wilayah Kampung Domenggalan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Demak Kota kemarin malam...

Rekam Perjalanan dan Promosikan Wisata Pengunungan

Bukan hanya menikmati perjalanan. Anggota Komunitas Abal-Abal Pecinta Alam (Apala)ini juga mempromosikan wisata pengunungan, melalui rekam video dan foto-foto perjalanan pendakian. Seperti apa? JOKO SUSANTO KOMUNITAS Apala...