14.9 C
Munich
Sabtu, 31 Oktober 2020

Asap Tebal, Polisi Kesulitan Olah TKP

Istana Mie di Mal Ciputra Terbakar

Menarik

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG Para pengunjung dan karyawan Mal Ciputra Simpang Lima tadi malam (21/12) dibuat panik. Mereka langsung berhamburan keluar mal begitu mendengar teriakan kebakaran dan bunyi alarm mal. Asap hitam tampak mengepul di atas mal yang terletak di jantung Kota Semarang tersebut. Tak sedikit warga yang mengabadikan kebakaran itu lewat kamera ponsel. Tak berselang lama, 3 mobil pemadam kebakaran (damkar) Dinas Pemadam Kota Semarang tiba di lokasi. Petugas memfokuskan pemadaman di titik kebakaran di gerai Istana Mie di lantai 2 mal tersebut. Gerai itu terletak di jembatan penghubung Mal Ciputra dengan Plasa Simpang Lima.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 19.30 tadi malam. Bermula saat empat karyawan Istana Mie sedang beraktifitas memasak di dapur Istana Mie. Mereka adalah Heri Saputra, 37; Aryo Dwiyanto, 21; Budiyanto, 21, dan Sasmita, 25, semuanya warga Purwodadi, Grobogan. Usai memasak, Sasmita mematikan kompor. Nah, saat mematikan itu, ternyata api salah satu pematik belum mati. Percikan api itu pun menyambar tabung gas yang berada di bawah kompor hingga terjadi kebakaran. 

“Saat mematikan kompor, posisi standby pematiknya masih ada satu yang belum mati hingga muncul percikan api. Percikan api tersebut kemudian menyambar elpiji di bawah kompor hingga timbul kobaran api,” jelas anggota Polsek Semarang Tengah, Bripka Herman di lokasi kejadian.

Kobaran api yang membesar membuat empat karyawan tersebut tidak mampu mengatasi. Sasmita dan tiga rekannya sempat mengambil alat pemadam api ringan (Apar) untuk melakukan upaya pemadaman. Namun usahanya sia-sia. “Api cepat membesar. Mereka lalu lari keluar. Sasmita sempat pingsan dan ditolong warga,” bebernya.

Peristiwa tersebut membuat panik para pengunjung dan karyawan Mal Ciputra. Alarm mal pun langsung berbunyi. Pengunjung mal juga berteriak kebakaran sambil berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.  “Alarm bunyi. Petugas keamanan kemudian meminta kami keluar dulu,” kata Tia, karyawati salah satu gerai di Mal Ciputra.

Untuk antisipasi jatuhnya korban, mal tersebut langsung disterilkan dari pengunjung maupun karyawan. “Kejadian persisnya tidak tahu, tapi orang-orang pada teriak lari keluar,” ujarnya dengan wajah masih shock.

Seorang karyawati salah satu toko di dalam Mal Ciputra, Tri Ayu, mengaku kaget saat kebakaran itu terjadi. Awalnya, ia mengira ada artis yang berkunjung di gerai makanan tersebut. “Tadi ramai-ramai, saya kira ada artis datang, ternyata kebakaran, kami langsung panik dan lari keluar,” katanya.

Tri Ayu mengatakan, gerai Istana Mie terletak di jembatan penghubung Mal Ciputra dengan Matahari Plasa Simpang Lima. “Letaknya di jembatan penghubung, Mas, tadi langsung pada lari keluar,” ujarnya.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji mengatakan, kebakaran itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa, dan hanya kerugian materiil. Berdasarkan keterangan saksi, api bersumber dari percikan pematik kompor yang menyambar tabung elpiji. “Dari keterangan saksi, dari sumbu tadi mengeluarkan percikan api, lalu menyambar gas, hingga terjadi kebakaran,” jelasnya di lokasi kejadian.

Tadi malam, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden ini. Pihak Inafis Polrestabes Semarang belum bisa melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dikarenakan masih terdapat asap yang mengganggu aktivitas. Untuk menyedot asap itu, petugas menggunakan lima blower. “Ini masih banyak asapnya, api sudah berhasil dipadamkan,” katanya.

Humas Mal Ciputra Semarang, Aisa R Jusmar, mengatakan, kebakaran bisa ditangani selang sekitar 30 menit. Pihaknya menjelaskan, kobaran api tidak besar, namun asap tampak mengepul dan hitam pekat karena berada di dalam ruangan.  “Tidak terjadi kebakaran sedemikian luar biasa seperti di media sosial. Sudah ditangani sesuai SOP,” ujarnya.

Aisa menambahkan, sebenarnya operasional mal masih berjalan seperti biasanya, namun karena ada asap yang mengepul membuat beberapa gerai tutup dan pengunjung meninggalkan lokasi. “Sekarang masih diselidiki penyebabnya oleh pihak berwajib,” katanya. (mha/aro)

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...