32 C
Semarang
Selasa, 22 Juni 2021

UPK Guntur Salurkan Dana Sosial Untuk Anak Yatim dan Lansia

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Guntur menyalurkan dana sosial sebesar Rp 87.200.000 kepada masyarakat di wilayah tersebut. Dana sebesar itu, untuk santunan kepada 134 anak yatim sebesar Rp 26.800.000, 134 orang lansia sebesar Rp 26.800.000, sembako untuk 140 orang sebesar Rp 28.000.000, Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) sebesar Rp 3 juta, untuk membantu balita kurang gizi sebesar Rp 2 juta dan iuran Palang Merah Indonesia (PMI) sebesar Rp 600 ribu.

Ketua UPK Guntur, Diah Yulliana, dana sosial tersebut berasal dari surplus tahun 2016 yang mencapai Rp 729.951.147. Adapun risiko kredit untuk simpan pinjam perempuan (SPP) sebesar Rp 73.723.458 dan usaha ekonomi produktif (UEP) sebesar Rp 76.246.918. Karena itu, jumlah risiko mencapai Rp 149.970.376. Adapun surplus bersih mencapai Rp 579.980.771.

“Untuk modal awal 2016 tercatat Rp 8.317.286.794 serta penambahan modal 2017 sebesar 50 persen dari surplus 2016 senilai Rp 440.261.147. Dengan demikian, total modal awal 2017 ada Rp 8.757.547.941,” katanya.

Ketua Badan Pengurus Perkumpulan (BPP) Guntur, Soni Setiawan menambahkan bahwa penyaluran dana sosial tersebut diharapkan dapat membantu dan meringankan beban anak yatim dan lansia. Dana sosial tersebut disalurkan setiap tahun oleh UPK Kecamatan Guntur yang dulu disebut PNPM Guntur. Sekarang disebut dana amanah pemberdayaan masyarakat (DAPM). “Sedangkan BPP itu dulu namanya Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD). Karena sejak 2015, PNPM sudah tidak ada program, akhirnya dibuat badan hukum sendiri. Untuk BKAD pada awal 2017 lalu diganti dengan nama BPP,” katanya.

Pergantian nama dengan mendasarkan badan hukum ini didukung oleh peraturan bupati (Perbup) terkait pelestarian aset PNPM. Menurutnya, pemanfaat dana UPK di Kecamatan Guntur mencapai 350 kelompok dengan jumlah sekitar  2.830 anggota. Setiap kelompok terdiri atas 5 sampai 10 orang.

“Sekedar catatan, bahwa dana yang dulu dikelola PNPM se Kabupaten Demak asetnya mencapai Rp 102 miliar. Adapun pemanfaatannya meng-cover  3.644 kelompok dengan 43.286 anggota. Sedangkan, dana yang dikelola PNPM se-Jateng mencapai Rp 2 triliun dengan 91.599 pemanfaat dan 782.212 anggota,” kata Soni. (hib/sct/ida)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here