33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

UM Magelang Giat Kampanyekan Literasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID Untuk menegakkan kembali budaya literasi di era globalisasi, unit pelaksanaan teknis (UPT) perpustakaan UM Magelang mengadakan seminar dan workshop literasi di aula Fakultas Kesehatan (Fikes) kampus 2 UM Magelang pada Rabu (20/12).

Kepala UPT Perpustakaan UM Magelang, Zamzanah Wahyu Widayati, mengungkapkan kegiatan bertajuk Optimalisasi Gerakan Literasi Sekolah ini diselenggarakan kerja sama UPT perpustakaan UM Magelang dengan Asosiasi Tenaga Perpustakaan sekolah Indonesia (ATPUSI) Kota Magelang. Diikuti oleh 100 pustakawan yang berasal dari Kota/Kabupaten Magelang, Sleman, Wonosobo dan Temanggung.

“Sekarang ini budaya literasi siswa dan mahasiswa semakin memprihatinkan. Persentase budaya baca mereka jauh lebih kecil dibandingkan persentase budaya smartphone,” ungkap Rektor UM Magelang, Ir Eko Muh Widodo, MT.

Rektor berharap acara workshop dan seminar ini dapat meningkatkan wawasan peserta akan pentingnya budaya literasi serta dapat menumbuhkan budaya menulis. Tiga narasumber yang hadir yaitu Dr Hj Sri Rohiyanti Zulaikha, SAg,SIP, MSi, Anna Nurhayati, SIPUST, dan Moh Mursyid, SIP,MA. Sri Rohiyanti Zulaikha yang merupakan dosen ilmu perpustakaan dan informasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga membahas tentang literasi informasi untuk mewujudkan sekolah yang unggul dan berprestasi.

“Dalam mewujudkan tujuan sekolah, ada beberapa hal yang harus diperbaiki, yaitu tentang perpustakaan sekolah, literasi informasi dan program literasi informasi-best practice,” kata Sri.

Anna Nurhayati, pustakawan SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta mengatakan gerakan literasi sekolah (GLS) merupakan sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.

Sedangkan Moh Mursyid yang merupakan owner Azyan Mitra Media Publishing mengatakan menulis merupakan ajang menambah dan menyebarkan ilmu, pengembangan karir, mengabadikan momen, serta popularitas. Selain itu menulis juga dapat menyehatkan pikiran dan yang paling penting dapat mendatangkan uang. “Menulis tidak perlu menunggu mood karena mood itu diciptakan bukan ditunggu. Jadi, mulailah menulis dari sekarang,” ajak Mursyid.

Dalam kesempatan itu UPT perpustakaan UM Magelang memberikan reward bagi tiga pengunjung aktif di perpustakaan UM Magelang tahun 2017. Reward diserahkan Rektor UM Magelang didampingi Kepala UPT Perpustakaan dan Wakil Rektor 1 UM Magelang. Selain itu juga diberikan donasi buku dari Rumah Cinta Consultant untuk SD Muhammadiyah Inovatif Pujotomo yang diserahkan secara simbolis. (vie/sct/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Siswa Baru Diberi Bekal Safety Riding

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Hal sederhana tapi kreatif dilkukan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kendal. Mereka menggelar kegiatan ‘Road Show Police Goes To School’  dengan mengkampanyekan...

Berharap LNM Tetap Eksis

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Baru muncul sekitar dua bulan belakangan menjelang Ramadan, pasar malam yang dikemas lebih modern oleh sekelompok anak muda Batang dalam Limpung...

Temukan Makanan Rusak, Kedaluwarsa dan Tanpa Izin

DEMAK-Menjelang Lebaran, Tim Satgas pemberantasan obat dan makanan ilegal Pemkab Demak, Selasa (6/6) kemarin, melakukan sidak ke sejumlah pasar. Yakni, Pasar Karanganyar, Gajah dan...

Mental Pemain Muda Terasah Usai PSIS Ditekuk Pusamania 0-4

SEMARANG – PSIS mendapatkan pelajaran berharga usai takluk 0-4 dari Pusamania Borneo FC dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Segiri Samarinda, Minggu...

Guru Wajib Sisihkan Dana Sertifikasi

KENDAL—Guru yang sudah mendapatkan dana sertifikasi, diwajibkan menyisihkan sebagian dananya untuk pengembangan diri. Yakni melalui peningkatan kualifikasi guru dengan mengikuti pelatihan, seminar maupun meneruskan...

Lebih Mudah

Ahmad Yani (46 Tahun) saat makan bersama dengan keluarga di rumahnya jalan Kampung Ngembun RT 02 RW 05 Kelurahan Mlati Baru Kota Semarang, 23/11/2017....