33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

Pertumbuhan Ekonomi Rendah, Bupati Kembangkan UMKM

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Pemkab Pekalongan terus berupaya menekan angka pengangguran. Salah satunya melalui pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Berkembangnya UMKM akan diikuti dengan penyerapan tenaga kerja. Di Kabupaten Pekalongan ada sekitar 40 ribu UMKM yang tersebar di 19 kecamatan. Dengan jumlah tenaga kerja 150 ribu orang.

Menurutnya secara kualitatif UMKM di Kabupaten Pekalongan terus berkembang, untuk itu perlu adanya pembinaan dan pelatihan secara kerkelajutan. Agar para UMKM dapat bersaing dan dapat memanfaatkan momentum perubahan life style (gaya hidup) masyarakat.

“Pelatihan Micro Business Simulation, agar dapat diterapkan dalam dunia bisnis yang nyata, bukan hanya teori belakang yang sulit dipaham,” ungkap bupati.

Bupati berharap pihak perbankan, dapat melakukan simulasi bisnis, berkaitan dengan bagaimana mengangkat micro business ke permukaan. Sehingga ada peningkatan usaha pada masing-masing UMKM.

Dengan adanya peningkatan usaha UMKM, maka akan berdampak pada kesejahteraan dan menjadi pemantik bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan.

“Di tingkat regional ini pertumbuhan ekonomi kita masih kalah dengan daerah lain seperti Kabupaten Batang, Kabupaten Pemalang, Kota Pekalongan, apalagi kalau dibandingkan dengan Brebes dan Tegal. Pertumbuhan ekonomi kita pada tahun 2017 adalah 5,16. Rata-rata dari kawan-kawan kita ini ada yang 6 sampai 7,” kata bupati.

Asip menambahkan, meskipun pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekaongan masih rendah, namun masih di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Tetapi di kawasan regional harus dijaga secara terus menerus dan harus ditingkatkan. Sehingga berdampak bagi penguatan ekonomi rakyat yang endingnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Upaya peningkatan UMKM harus terus dilakukan, bukan hanya pada sebatas pelatihan atau stimulasi setahun sekali atau hanya pada momen tertentu.

“Tapi upaya ini tidak harus berhenti pada simulasi saja, tetapi saya minta perbankan yang yang ada di Kabopaten Pekalongan untuk mengawal, pada tataran implementasi, hingga UMKM ini bisa terus berkembang,” tegas bupati. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Raih Penghargaan, Koleksi 2.000 Buku

Menjadi guru ideal memang tidaklah mudah. Selain terus mengasah dan membekali diri dengan kemampuan yang dibutuhkan dunia pendidikan, seorang guru juga harus banyak membaca....

Jangan Jadikan Isu Sara untuk Raih Kemenangan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mulai menyiapkan personel untuk pengamanan proses pendaftaran pasangan calon kepala daerah di Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Pendaftaran pasangan...

Kereta Api Rawan Dilempari

WONOSOBO – Aksi pelemparan terhadap kereta api di jalur perlintasan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto masih saja terjadi. Aksi pelemparan menggunakan...

Sayang, Karimunjawa Kotor dan Kurang Fasilitas

RADARSEMARANG.COM-Berwisata ke Karimunjawa memang menarik dan memuaskan. Sayang, fasilitasnya masih minimalis. Di mana-mana juga terlihat kotor. Alun-alun yang menjadi tempat pesta bakar-bakaran ikan laut pada...

Meriah, Roadshow Terakhir di Mangunharjo

SEMARANG - Roadshow Kampung Hebat hasil kerja bareng Jawa Pos Radar Semarang dan Pemkot Semarang telah mencapai puncaknya Minggu (30/4) kemarin. Roadshow kelima atau...

Membangun Budaya Literasi dengan Pendekatan MANTAP

RADARSEMARANG.COM - GERAKAN Literasi Sekolah (GLS) yang dicanangkan Kemdikbud melalui Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti di lingkungan sekolah, semakin gencar. Penumbuhan...