33 C
Semarang
Selasa, 27 Oktober 2020

Bukit Sikunir Mulai Ditanami Teh

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – PT Tambi mulai menanami teh di 6 kawasan, sebagai tindaklanjut dari ditandatanganinya perjanjian kerjasama dengan Perum Perhutani KPH Kedu Utara dan 6 Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Rabu (20/12). Penanaman perdana dipusatkan di kawasan Bukit Sikunir, Desa Sembungan Kejajar.

Direktur PT Tambi Agus Wibowo menjelaskan, tujuan kerjasama tripartit tersebut untuk mengimplemantasikan pengelolaan sumber daya hutan bersama masyarakat melalui tanaman teh secara terpadu untuk mencapai fungsi dan manfaat secara optimal serta proporsional. Sebagai langkah awal, PT Tambi menanam tak kurang dari 30 ribu bibit teh di 6 lokasi. Selain RPH Dieng di kawasan Bukit Sikunir dengan LMDH Giri Tirto Desa Sembungan, penanaman perdana juga dilakukan di RPH Sigedang Desa Tambi, RPH Anggrunggondok Desa Tlogojati dan Desa Damarkasiyan, serta RPH Kleseman Desa Pulosaren Kepil.

Di masing – masing lokasi tersebut, PT Tambi menanam demplot seluas 1 hektare dari luasan lahan baku antara 8,8 sampai 29,7 hektare. Tak hanya penanaman saja, Agus menuturkan, bentuk kerjasama yang dijalin juga dalam kegiatan pemeliharaan, pengamanan, pemanenan, hingga bagi hasil panen. “Peran Perhutani dalam kerjasama ini adalah sebagai pihak penyedia lahan, sementara petani LMDH adalah pemilik usaha budidaya yang membiayai dan memperoleh manfaat budidaya teh,” terangnya.

Dari hasil kerjasama itu, nantinya para petani penggarap akan memperoleh imbal hasil sebesar 70 persen. Sementara Perhutani kebagian 25 persen dan LMDH dapat 2,5persen. “Sisa 2,5 persen lainnya adalah untuk pemerintah desa setempat sebagai salah satu sumber penghasilan asli desa (PADes),” beber Agus.

Administratur Perhutani Kedu Utara Erwin menjelaskan, penanaman teh dan tanaman hutan di 6 kawasan lindung tersebut menjadi bagian dari konservasi dan pelestarian hutan yang mampu memberikan nilai tambah bagi semua pihak. “Rata – rata penanaman dilakukan di lahan yang memang selama ini kurang optimal pemanfaatannya, sehingga adanya teh dan tanaman tegakan akan lebih memberikan manfaat,” jelas Erwin. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...