33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Awalnya Susah Cari Ide dan Menuliskan

SMPN 1 Kota Magelang Luncurkan Buku Cerpen Karya Siswa

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM – SMPN 1 Kota Magelang meluncurkan dua buku antologi cerpen karya siswa-siswanya, Rabu (20/12). Dua buku tersebut, sebelumnya merupakan hasil dari serangkaian pelatihan yang diikuti para siswa-siswa.

PELUNCURAN buku ini merupakan bagian dari upaya menggiatkan budaya literasi di kalangan siswa. “Sebelum peluncuran buku ini, mereka sudah mengikuti serangkaian pelatihan kepenulisan sastra oleh para ahlinya. Kemudian masing-masing peserta pelatihan wajib membuat satu karya sastra berupa cerpen,” kata Kepala SMP 1 Magelang, Nur Wiyono, Rabu (20/12) kemarin seusai acara peluncuran.

Dua buku itu adalah antologi puisi berjudul Dandelion yang diterbitkan tahun 2016 lalu dan Cerita Indah Tentang Sesuatu yang Tak Selalu Indah. Buku kedua, menurut Nur Wiyono, merupakan kumpulan cerpen yang berisi 16 karya dari 16 penulis kelas 7-9.

“Karya yang masuk ini merupakan pilihan. Sebelumnya ada 48 karya yang dikirimkan oleh para siswa dan diseleksi oleh tim sehingga terpilih 16 karya terbaik. Selanjutnya karya ini dibukukan dan dicetak oleh Tribee Press sebanyak sekitar 200 eksemplar. Penerbitan pertama tahun 2016 dengan judul Dandelion yang berisi 10 karya. Karena buku pertama tidak ada acara peluncuran, maka peluncuran pun dilakukan di kesempatan kali ini,” beber Nur Wiyono.

Buku kedua, menurut Nur Wiyono, berbeda dengan buku sebelumnya. “Setelah terkumpul, anak-anak berembug menentukan judul buku antologinya. Tercetus judul Cerita Indah Tentang Sesuatu yang Tak Selalu Indah. Judul ini representasi dari cerita yang ditulis anak-anak yang mayoritas mengangkat kisah persahabatan,” kata Nur Wiyono.

Sementara, Gabriella Zerlina Hendrawan, salah satu penulis dari kelas 8 mengaku, dirinya sangat antusias mengikuti program pelatihan penulisan karya sastra dan penerbitan buku. Setelah mengikuti pelatihan, dia menulis cerita pendek dengan tema persahabatan di lingkungan sekolah berjudul Liana’s Day.

“Senang akhirnya cerpen saya terpilih dan bisa masuk untuk diterbitkan buku antologi. Padahal awalnya susah sekali saat mencari ide dan menuliskannya. Tapi akhirnya bisa menuangkan ide juga ke tulisan cerpen,” imbuh Gaby, sapaan akrabnya. Gaby mengaku semakin tertarik untuk terus menghasilkan karya berkat mengikuti pelatihan dan penerbitan buku. (cr3/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

DMI dan Takmir Diminta Aktif Netralisir Gejolak Sosial

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang bersama seluruh takmir masjid diminta aktif menetralisir gejolak sosial yang terjadi di masyarakat. Peran DMI...

60 Siswa Ikuti Sunatan Massal

SALATIGA - Sebanyak 60 siswa SD dari berbagai sekolah mengikuti sunatan massal yang digelar Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Kota Salatiga. Kegiatan yang...

Lestarikan Tari Gambang Semarang

SEMARANG- Kesenian tari Gambang Semarang memang perlu dilestarikan, karena sudah menjadi identitas Kota Semarang. Sebagai upaya pelestarian dan eksistensi tari tradisional tersebut, Dinas Kebudayaan dan...

Dikenal Tegas dan Teliti, Banyak Mahasiswa Segan

MENJALANI Profesi sebagai seorang dosen selama lebih dari 35 tahun tentunya memberikan banyak cerita bagi kehidupan Sri Budi Lestari. Dosen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu...

Mengapa Niat Puasa Bukan Pada Waktu Fajar?

Pertanyaan : Assalamu’alaikum Warahmatullah Pak Kiai, seperti telah kita umum berlaku di masyarakat bahwa niat ibadah adalah bersamaan dengan waktu melaksanakan ibadah tersebut. Misalnya niat...

Warga Weleri Ditangkap Densus 88

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Tim Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga teroris, Eko Purwanto.  Ia ditangkap usai membeli makanan untuk santap sahur...