31 C
Semarang
Kamis, 13 Mei 2021

Waktu Rekam Data E-KTP Diperpanjang

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Semarang akan memperpanjang rekam data E-KTP. Pasalnya, hingga akhir desember target nasional belum terpenuhi 100 persen.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Semarang, Budi Kristiono mengatakan dari jumlah penduduk Kabupaten Semarang 1.008.046, sebanyak 754.453 wajib E-KTP. “Dari wajib ini di cek yang belum memiliki E-KTP dan belum rekam 51.644,” ujar Budi, Rabu (20/12).

Padahal, hingga akhir Desember ini target nasional setiap daerah di tanah air harus sudah melakukan rekam data 100 persen. “Kami mengambil langkah perekaman sejak Agustus melalui surat edaran ke camat dan lurah supaya warga yang belum rekam segera rekam,” lanjutnya.

Hingga akhir Desember sudah ada tambahan 14.000 warga yang melakukan rekam data. “Itu Agustus sampai November sisanya tinggal 37.460 yang belum rekam data,” katanya. Per 1 Desember 2017 pihaknya sudah mempercepat sosialisasi dengan menerbitkan undangan by name, by addres. “Dampaknya kecamatan kebanjiran warga yang belum rekam. Kecamatan Pringapus 180 perekaman perhari, Ambarawa 123 perekaman perhari setelah adanya surat,” katanya.

Namun strategi tersebut tetap belum bisa mengejar target nasional 100 persen rekam data pada akhir Desember 2017.“Waktunya (rekam data) kita perpanjang sampai tanggal 29 Desember dari yang sebelumnya 7 Desember 2017,” katanya.

Terkait dengan rencana perpanjangan tersebut pihaknya juga akan mengeluarkan surat edaran kembali kepada camat dan kepala desa. Supaya segera warga melakukan perekaman data E-KTP. “Bagi pendudukan yang sampai 29 Desember belum rekam, akan tetap kita terima rekam data hingga 27 Juni 2018 namun dengan membawa surat pernyataan belum rekam data,” katanya.

Hal itu, lanjutnya, dilakukan juga sebagai persiapan tahun politik 2018 dan 2019. Dimana di tahun tersebut terdapat Pemilu. “Untuk persiapan Pilgub 2018 kami berharap bagi warga masuarakat yang pada 27 Juni 2018 usianya 17 tahun agar melakukan perekaman,” katanya.

Sehingga pada 27 Juni 2018 sudah punya E-KTP semua masyarakat bisa menggunakan hak suaranya dalam Pilgub Jateng. Saat ini Dispendukcapil Kabupaten Semarang juga banyak menerima aduan dari masyarakat terkait registrasi kartu prabayar yang menggunakan data kependudukan.

“Terkait registrasi kartu prabayar dari berbagai operator pendudukan yang Nomer KK nya 13 digit seharusnya 16 banyak yang ditolak operator saat mendaftar,” ujarnya. Karenannya bagi masyarakat yang nomer KK nya masih 13 digit, segera melaporkan ke Dispendukcapil untuk diganti ke KK yang bernomer seri 16 digit.

Hingga Desember 2017, Dispendukcapil Kabupaten Semarang sudah menerima 75 ribu blangko E-KTP. Kesemuanya sudah terdistribusikan kesemua kecamatan di Kabupaten Semarang.

“Penduduk yang kemarin menerima suket sebanyak 122 ribu sudah siap dicetakan E-KTP karena blangkonya sudah ada,” ujarnya. Sekalilagi pihaknya meminta kerjasama para camat dan kepala desa untuk terus mensosialisasikan warga untuk rekam data E-KTP. (ewb/bas)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here