33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Terima Pelajar, Pemilik Warung Disemprot Satpol

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG — Pemilik warung kopi, tempat play station (PS), dan warnet, Selasa (19/12) kemarin kena “semprot” petugas Satpol PP. Mereka ditegur karena membiarkan pelajar nongkrong pada saat jam sekolah. “Seharusnya (pemilik warung, PS, warnet) melarang para pelajar berseragam untuk masuk saat jam sekolah. Seharusnya pemilik juga menjalankan instruksi wali kota terkait jam belajar siswa. Kalau memang masih berseragam dan masih jam belajar, jangan perbolehkan masuk,” kata Kepala Satpol PP Kota Magelang, Singgih Indri Pranggana.

Para pelajar yang kedapatan nongkrong di warung kopi, tempat PS, dan warnet diminta keluar ruangan dan langsung diberi pembinaan. Mereka tak bisa berkutik ketika tim gabungan Satpol PP serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memergokinya. Para pelajar tersebut dianggap membolos pada saat jam sekolah.

Singgih Indri Pranggana mengatakan, sejumlah pelajar diketahui membolos pada jam sekolah saat operasi rutin. “Sebagaian besar pelajar yang keluar sekolah pada saat jam sekolah masih berlangsung, berkumpul di warung kopi, tempat PS, dan warnet. Mereka kami amankan dan kami data.” Dikatakan, pelajar yang tertangkap basah bermain PS pada saat jam sekolah, menjadi target utama petugas.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Agus Sujito menyampaikan, razia merupakan agenda rutin yang dilakukan pihaknya. Waktunya, sebulan dua kali. Dalam menggandeng Satpol PP, Polres Magelang Kota, TNI, dan Kesbanglinmas. Sasarannya, menertibkan pelajar yang membolos. ”Targetnya pelajar yang masih menggunakan seragam dan membolos saat jam sekolah. Kami ingin mendidik anak-anak lebih berdisiplin dan tertib.”

Target operasi, meliputi seluruh tempat game, warnet, dan tempat hiburan permainan ketangkasan. Berdasarkan laporan masyarakat, tempat-tempat tersebut kerap digunakan pelajar untuk membolos. ”Khusus razia sekarang, karena rata-rata sekolah sudah tidak ada pelajaran, tetapi masih ada kegiatan seperti class meeting, kita arahkan mereka untuk kembali ke sekolah. Tidak diberi pembinaan di kantor Dinas P dan K,” kata Agus.

Terkait sanksi, Agus mengaku hanya memberi pembinaaan. Juga mencatat nama-nama siswa yang membolos. Selanjutnya, dinas menginformasikan kepada pihak sekolah agar ditindaklanjuti. ”Mereka hanya diberi hukuman ringan oleh petugas, seperti disuruh push up, kemudian balik lagi sekolah. Meski tergolong ringan, tapi kami harap ini bisa memberi efek jera.” (cr3/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...