33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Miras Ciplas Makin Marak

Anggota Satpol Selalu Diteror Oknum

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Konsumsi minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Demak dari tahun ke tahun makin meningkat. Bahkan, tidak hanya miras kemasan dalam botol dari pabrikan saja yang marak, namun miras jenis ciu plastik (ciplas) juga makin diminati para pemuda di daerah ini.

Kondisi memprihatinkan ini terungkap dari beberapa operasi penyakit masyarakat (pekat) serta barang bukti (BB) miras yang berhasil disita aparat Satpol PP Pemkab Demak. Kepala Satpol PP Pemkab Demak, Bambang Saptoro mengatakan, miras jenis ciplas sekilas dikira minuman es teh. Namun, ciu yang dibungkus plastik tersebut ternyata miras yang memabukkan. Harga ciplas lebih murah dibandingkan miras botolan produksi pabrikan. “Harganya hanya Rp 2 ribu sampai Rp 5 ribu per plastik,” katanya di sela paparan hasil operasi yustisi akhir tahun 2017 di gedung Satpol PP, kemarin.

Hadir dalam kegiatan ini, Wabup Joko Sutanto, Sekda dr Singgih Setyono MMR, Kabagops Polres Demak Kompol Sutomo, dan jajaran muspida lainnya.  Menurut Bambang, selama hasil yustisi antara September hingga November lalu, Satpol PP telah menyita BB sebanyak 3.147 botol miras berbagai merek, 13 teko miras oplosan dan 6 jeriken miras jenis arak sebanyak 30 liter. Selain itu, berhasil mengamankan 46 orang pekerja seks komersial (PSK) dengan sanksi 16 orang kena tindak pidana ringan (tipiring) dan 32 PSK lainnya dikirim ke Panti Pelayanan Sosial Wanita Wanodyatama Surakarta dengan pembinaan selama 6 bulan. Kemudian, dalam razia PGOT diamankan 34 orang serta diamankan pula 5 pasangan selingkuh.

“Kami juga melakuakn razia anak sekolah yang ketahuan main playstation di warnet dan nongkrong di hutan kota. Tercatat ada 31 anak sekolah terjaring, 2 siswa di antaranya pesta miras, 1 minum pil PCC dan 2 lainnya membawa senjata tajam (sajam),” katanya.

Wakil Bupati Joko Sutanto mengapresiasi hasil yustisi yang dilakukan Satpol PP tersebut. “BB miras ini harus segera dimusnahkan. Miras merusak mentalitas generasi muda kita,” katanya.

Dia berharap, Satpol PP terus menggencarkan operasi yustisi agar masalah peredaran miras dapat ditekan. “Dalam menegakkan aturan dimanapun teror itu hal biasa. Jalankan terus yustisi bersama TNI/Polri,” katanya. (hib/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tunas Pamor Kuasai Dini Putri

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Pemain putri klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) Tunas Pamor tampil menawan dengan meraih all final di kelompok tunggal dini putri Djarum Foundation...

Gelar Donor Darah dan Jalan Sehat

DEMAK-Tandai hari jadi Kabupaten Demak, ratusan warga ikut donor darah dan jalan sehat yang digelar di Pendopo Kecamatan Mranggen, Jumat pagi (24/3) kemarin. Tampak...

SMP Kesatrian 1 Semarang Gelar Bakti Sosial

SEMARANG - Dalam rangka HUT Yayasan Pendidikan Kesatrian 67 Ke-50 SMP Kesatrian 1 Semarang berbagi kasih dengan menggelar bakti sosial (baksos) bagi masyarakat di...

Tol Darurat Kembali Makan Korban

BATANG-Akibat lelah dan mengantuk, kendaraan pemudik Daihatsu Luxio mengalami kecelakaan di KM 366 wilayah Desa Candiareng Warungasem Batang, Jumat (23/6) kemarin. Namun penumpang dipastikan...

Kampung Malon Tingkatkan Nasionalisme

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Warga Kampung Malon, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang turut menggelar upacara 17 Agustus dengan khidmat dalam HUT RI ke-73, di halaman Pondok Pesantren (Ponpes)...

Siklus Produk Inovatif SMKN 7 Purworejo

RADARSEMARANG.COM - SMK Negeri 7 Purworejo memiliki produk inovasi unggulan yakni pembalut wanita ramah lingkungan, Siklus. Produk ini sudah dipasarkan ke 154 kota di...