RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Perolehan kursi parlemen di 4 kabupaten/kota dalam Pileg 2019 mendatang bakal berubah total. Perubahan itu merupakan penyesuaian dari meningkatnya jumlah penduduk di keempat daerah tersebut.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng, Joko Purnomo menjelaskan, 4 daerah yang mengalami perubahan kursi adalah Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Semarang dan Kota Tegal. “Jumlah kursinya berpotensi bertambah lima menjadi 50 kursi dibanding kondisi semula masih 45 kursi,” ungkap Joko, di sela rapat alokasi kursi untuk Pileg 2019, di Grand Egde Hotel Semarang, Selasa (19/12).

Dijelaskan, penambahan jumlah kursi telah disesuaikan dengan ketentuan UU Pemilu 2017 Pasal 191. Hal ini untuk menyikapi adanya peningkatan jumlah penduduk di empat daerah yang terjadi saat ini.

Menurutnya jika mengacu pada UU Pemilu 2017, daerah berpenduduk 500 ribu jiwa hanya mendapat perolehan 45 kursi. Sedangkan bagi daerah berpenduduk diatas 1 juta jiwa sampai 3 juta keatas mendapat jatah 50 kursi.

Keempat daerah itu semula memiliki kepadatan penduduk dibawah angka 1 juta jiwa. Tetapi, seiring berjalannya waktu saat ini jumlah penduduknya telah melesat naik diatas 1 juta jiwa. “Kalau di tiga kabupaten tadinya (jumlah penduduk) ada dibawah 1 juta jiwa. Ternyata sekarang sudah melebihi angka tersebut,” terangnya.

Perubahan itu lanjutnya, juga menyesuaikan daerah pemilihan (Dapil) pada Pileg 2019 nanti. Para pemangku wilayah pun mulai bergairah untuk menata ulang tiap Dapil. “Harapan kami nanti ada penyesuaian pada Dapil masing-masing,” tegasnya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Fajar Saka menuturkan, pihaknya akan mengikuti proses yang dilakukan KPU. Sebab, dia yakin sudah ada paramater dan pertimbangan mengubah dapil kabupaten/kota. “Kami akan cek dan pastikan KPU menata dapil sebagaimana parameter yang diatur dalam PKPU,” tuturnya. (amh/ric)