33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Jumlah Pernikahan Dini Masih Tinggi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, BANJARNEGARA – Angka pernikahan di bawah umur atau pernikahan dini di Kabupaten Banjarnegara masih tinggi. Bahkan pada tahun ini, jumlah pernikahan di bawah umur mencapai 30 persen.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB P3A) Banjarnegara, Puji Astuti mengatakan, faktor pendidikan dan kemiskinan ikut berkontribusi pada pernikahan di bawah umur. “Kalau di desa-desa anak perempuan yang putus sekolah bingung mau apa? Biasanya dinikahkan,” ujarnya saat integrasi Kampung KB di Desa Dawuhan Kecamatan Madukara, Senin (18/12).

Penyebab lainnya yaitu karena calon pengantin perempuan biasanya sudah hamil, sehingga ketika mengajukan dispensasi nikah disetujui oleh Pengadilan Agama. Tingginya pernikahan di bawah umur menjadi salah satu penyebab Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematiam Bayi (AKB) di Banjarnegara.

Menurut dia, usia pernikahan menjadi salah satu indikator keluarga yang berkualitas. Sehingga pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk menekan angka pernikahan di bawah umur. “Kami terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, agar kesadaran masyarakat untuk tidak menikah dini meningkat,” papar dia.

Anggota Komisi IX DPR RI, Amelia Anggraini mengatakan, untuk menekan pernikahan dini, harus dilakukan edukasi secara intensif sehingga pemahaman masyarakat untuk menghindari pernikahan dini dan membentuk keluarga yang berkualitas meningkat. Terlebih, saat ini AKB dan AKI di Banjarnegara masih tinggi. “Perlu dilakukan edukasi secara luas dan terus-menerus bahwa Keluarga Berencana tidak hanya soal dua anak cukup. Namun juga perlu adanya penekanan untuk membentuk keluarga yang berkualitas,” lanjutnya. (drn/jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kejurkab PBSI Cup VIIl Diikuti 184 Atlet

PURWOREJO-Sebanyak 184 pebulutangkis tampil dalam kejuaraan Djarum Foundation Kejukrab PBSI Cup VIII Purworejo 2017, yang bergulir mulai Selasa (2/5) kemarin di GOR WR Supratman,...

Fasilitas Pelayanan Bapenda Dikeluhkan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kantor pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) maupun Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang menyatu dengan kantor Badan...

Anggota Kodim 0710 Dites Narkoba

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Guna memberantas penyalahgunaan Narkoba di lingkungan Kodim 0710 Pekalongan, puluhan prajrurit TNI mengikuti tes urine yang dilakukan oleh Dokpol dan Sat...

Dukung Indonesia Jadi Poros Maritim Dunia

KUDUS - Sebanyak 20 siswa taruna pelayaran terbaik dari SMK Wisuda Karya Kudus mendapatkan beasiswa dari PT Asuransi Tokio Marine Indonesia. Beasiswa diserahkan langsung...

Nasionalisme Sayur Salju

Sudah tidak terlihat lagi salju. Puncak musim dingin baru saja lewat. Saya naik kereta cepat dari kota Qingdao ke Tianjin. Kawasan timur Tiongkok. Selama...

Awalnya Dicueki, Usai Ceramah Dibanjiri Salaman

DIMATA masyarakat, seorang anggota polisi lebih identik dengan pananganan kejahatan. Tak terkecuali Kompol H Baihaqi SH yang merupakan salah satu anggota kepolisian di jajaran...