31 C
Semarang
Selasa, 24 November 2020

Dibekali Tips Wawancara

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

SEMARANG – Peluang kerja lulusan bidang kesehatan saat ini terbuka sangat lebar. Misalnya perawat, bidan, fisioterapi dan masih banyak lagi. Bahkan peluang tersebut bukan hanya datang dari dalam negeri, melainkan dari luar negeri.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Stikes Widya Husada Semarang, Dyah purwaningrum SE,MM mengatakan jika dijamam globalisasi saat ini, lulusan dengan basis ilmu kesehatan tak hanya bersaing dengan lulusan dari dalam negeri, namun juga bersaing dengan lulusan luar negeri. “Peluangnya dalam dunia kerja sangat besar, terutama di daerah ataupun luar negeri. Namun persaingannya pun juga cukup ketat,” katanya usai pembekalan pelatihan melamar kerja Aula Stikes Widya Husada kemarin.

Agar bisa bersaing, selain hard skill dan soft skill, parq lulusan dari Stikes Widya Husada juga dibekali dengan tips dan trik agar bisa diterima bekerja paska wisuda dengan memberikan pelatihan melamar kerja. Contohnya saja teknik dalam menghadapi wawancara, cara berpakaian dan bersikap ketika dipanggil untuk wawancara. “Karena jamannya sudah digital, kami juga memberikan membuat lamaran pekerjaan secara online. Sesuai dengan perkembangan jaman,” tuturnya.

Dyah menjelaskan setiap program studi yang ada di Stikes Widya Husada Semarang, menerapkan kurikulum berupa mata pelajaran Bahasa Inggris. Bahkan pada jurusan Keperawatan, juga diajadi pelajaran Bahasa Jepang, hal tersebut dilakukan lantaran Jepang menjadi salah satu negara yang membutuhkan lulusan ilmu kesehatan atau tenaga medis yang potensial. “Jepang menjadi salah satu negara lulusan kami bekerja, apalagi adanya kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang dalam penyediaan lapangan kerja. Selain itu kami juga menggandeng beberapa perusahaan atau rumah sakit, jadi tingkat tunggu bekerja setelah lulus tidak terlalu lama,” bebernya.

Terpisah Humas Stikes Widya Husada, Galuh Puspita menerangkan dalam satu kali wisuda yang dilakukan pihak kampus, sedikitnya 80 persen alumnus langsung mendapatkan pekerjaan di rumah sakit ataupun perusahaan bahkan luar negeri. “Setiap diadakan wisuda, minimal 80 persen lulusan langsung diterima kerja. Bahkan ada yang sudah bekerja dibidangnya sebelum lulus,” tambahnya.(den)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...