Desa Penghasil Gula Jawa

Desa Krandon Lor, Kecamatan Suruh

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

SURUH – Desa Krandon Lor Kecamatan Suruh terus mendorong produksi gula Jawa yang ada di daerahnya. Gula jawa yang dibuat tanpa menggunakan bahan campuran ini, diharapkan bisa memiliki pasar yang luas dan menjadi identitas produk dari Desa Krandon Lor.

Kepala Desa Krandon Lor Saiful Hadi diwakili istrinya Endah Sulistyowati megatakan bahwa terdapat rencana membuat semacam umkm yang tujuanya untuk menampung para pembuat gula di desa ini. Melalui UMKM produksi gula tidak hanya dalam bentuk gula jawa batok kelapa namun akan ada berbagai macam inovasi melalui pengembangan bersma.

”Nanti mungkin akan dibuat semacam gula semut, kemudian dibuat dengan varian rasa. Akan kami kembangkan agi ke depannya,” jelas Endah kepada Jawa Pos Radar Semarang saat ditemui di kediamannya.

Saiful Hadi (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
Saiful Hadi (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

Sayangnya, para pembuat gula terkendala dengan musim untuk meghasilkan nira dari kelapa. Di musim hujan seperti saat ini, hasil nira dikatakan oleh Endah tidak sebanyak seperti biasanya.”Kadang bisa juga bau. Selain itu sekarang banyak yang menjual dalam bentuk degan,” keluhnya.

Kesungguhan mengembangkan gula jawa di Desa ini dibuktikan dengan sejumlah studi banding yang dilakukan ke beberapa wilayah. Dengan melihat tempat lain memproduksi gula jawa dengan segala jenis inovasinya, Desa ini berharap bisa meniru dengan memodifikasi sehingga bisa menciptakan inovasi yang baru.”Kami berharap ada bantuan alat yang menunjang untuk produksi ini sehingga pembuat gula di sini bisa semakin maju. Selanjutnya, bisa menjadi produk unggulan dan ciri khas Desa ini,” kata dia.

Selama ini produk buatan warga di sini selain di pesan oleh orang-orang di sekitar, juga dikirim ke daerah Boyolali. Di Boyolali, gula jawa buatan warga Krandon Lor biasanya digunakan untuk membuat jamu gendong.

”Harus bisa berkembang. Kami juga akan sinergikan dengan program lain di PKK. Di sini juga ada produk lain berupa keripik dansing. Keripik daun singkong. Untuk yang ini Alhamdulillah hampir mencapai Nasional,” jelasnya.

Sartini, 44, pembuat gula jawa di desa ini  mengatakan bahwa saat ini pembuat gula jawa di Desa Krandon Lor tidak sebanyak sebelumnya. Sebab, tidak sedikit pemilik pohon kelapa yang lebih memilih menjual kelapa dalam bentuk degan daripada mengolahnya menjadi gula jawa. Pun dirinya membuat gula jawa hanya ketika ada pesanan. ”Ini ada pesanan untuk membuat gula jawa sebanyak 60kg,” kata dia. (sga/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Adipura Retak, Dikucuri Anggaran Lagi Rp 200 Juta

BATANG-Tugu Adipura di jalur pantura Desa/Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang ini, sudah menelan anggaran sebesar Rp 250 juta dari APBD 2014 lalu. Namun belum kelar...

Diduga Ada Penggelembungan Suara

PROSES pemungutan suara Pilwalkot Semarang 2015 telah berakhir. Namun Panwaslu Kota Semarang masih mendapatkan banyak aduan tentang dugaan kecurangan saat pelaksanaan pencoblosan 9 Desember...

Purna Widya Praja Gelar Reuni Akbar

RADARSEMARANG.COM - DALAM rangka menjalin silaturahmi dan musyawarah daerah, Paguyuban Purna Widya Praja (PPWP) akan menyelenggarakan reuni akbar bagi seluruh alumni Sekolah Kedinasan Pamong...

Gelar Fashion Show Baju Adat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Banyak cara dilakukan untuk memeriahkan Hari Kartini. Kali ini SD St Aloysius Semarang mengajak siswanya untuk berani berekspresi melalui fashion show...

More Articles Like This

- Advertisement -