32 C
Semarang
Selasa, 22 Juni 2021

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

UNGARAN – Ribuan botol minuman keras (miras) dari berbagai jenis dimusnahkan Polres Semarang. Pemusnahan dilakukan di Alun-alun Bung Karno (ABK) Kalirejo Ungaran, Senin (18/12).

Kapolres Semarang AKBP Agus Nugroho mengungkapkan ribuan miras tersebut diperoleh dari gelar razia yang dilakukan pihaknya selama dua minggu terakhir. “Ini dari razia yang dilakukan oleh petugas, di semua wilayah di Kabupaten Semarang,” ujar Agus.

Adapun rincian miras yang dimusnahkan yaitu miras kemasan botol dari berbagai jenis sebanyak 4.500 buah dan ciu yang dikemas jerigen sebanyak 4.500 liter. Dikatakan Agus, pemusnahan ini juga sebagai bentuk komitmen Polres Semarang untuk menjaga kondusifitas wilayah.

Apalagi momentum Natal dan Tahun Baru 2018 tinggal menghitung hari. Sehingga pihaknya bekerjasama dengan Pemkab Semarang akan terus melakukan pengamanan serta menjaga kondusifitas wilayah.“Kami ingin memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan perasaan aman,” ujar Agus.

Pemusnahan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Semarang Mundjirin. Pada kesempatan tersebut, Mundjirin hanya bisa geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, jumlah miras yang berhasil diamankan pihak Kepolisian di Kabupaten Semarang setiap tahun bertambah.

Ia pun merasa kesal dengan ulah para pengedar miras yang tidak jera mengedarkan di wilayah Kabupaten Semarang. “Saya sering judeg, 3.300 botol dirampas tahun kemarin (2016), sekarang jadi 4 ribu botol. Ini seperti ngejek, dirazia malah tambah terus,” ujar Mundjirin.

Pasalnya razia miras selama ini tidak hanya dilakukan oleh pihak Kepolisian saja. Namun, lanjutnya, razia miras juga dilakukan oleh pihak Satpol PP Kabupaten Semarang. Namun jumlah miras yang beredar tidak berkurang malah bertambah banyak.

Jelang momentum Natal dan Tahun baru 2018, ia berharap Satpol PP Kabupaten Semarang dan Polres Semarang terus melakukan razia miras. Ia yakin, masih akan banyak ditemukan peredaran miras di Kabupaten Semarang.“Harus dirazia, apalagi ini sebentar lagi Natal dan Tahun Baru. biar masyarakat kita itu saat perayaan hari tersebut aman dan nyaman,” katanya.

Tingginya peredaran miras di Kabupaten Semarang, lanjutnya, juga akan menghambat pembangunan diwilayahnya. Pasalnya, peredaran miras akan membuat masyarakat semakin tidak kondusif dan akan menghambat pembangunan di Kabupaten Semarang. “(Pengedar) selalu punya akal, sekarang sabu saja bisa jadi minuman seperti yang kita lihat di tivi. Mari kita bahu membahu memberatas narkoba dan miras,” ujarnya. (ewb/bas)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here