Beranda BPJS Kesehatan Iuran BPJS Rp 13 M Belum Dibayarkan

Iuran BPJS Rp 13 M Belum Dibayarkan

Others

Yetty mengatakan, laporan pihaknya ke Polda Jateng saat ini telah melewati proses pemeriksaan bukti dan saksi-saksi. Namun demikian, pihaknya masih berharap pihak Nyonya Meneer memiliki itikad baik dalam membayarkan hak-hak karyawannya.

“Sudah diperiksa. Bukti bukti sudah, pihak PT Nyonya Meneer juga telah dimintai keterangan,”ujarnya.

Kepala BPJS Kesehatan KCU Semarang, Bimantoro R, membenarkan ada tunggakan iuran dari karyawan PT Nyonya Meneer. Dengan demikian, lanjutnya, sistem secara otomatis menonaktifkan layanan kesehatan bagi karyawan yang menunggak pembayaran tersebut.

“Sistem yang menonaktifkan. Jadi, apabila ada pembayaran yang terhenti, maka peserta otomatis tidak dapat mendapatkan layanan kesehatan,” jelas Bimo saat dikonfirmasi wartawan.

Bimo mengatakan, saat ini pihaknya telah memberikan kuasa khusus kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Ia menilai, PT Nyonya Meneer merupakan perusahaan yang masuk kategori tidak patuh.

“Kami sudah menempuh jalur hukum. Pertama, kami SMS pihak perusahaan, kedua kami surati baik email dan surat, ketiga kami telepon, keempat kami datangi tapi tetap tidak ada perkembangan. Akhirnya kami tempuh langkah ke lima, yakni jalur hukum,” katanya.

Terpisah, kuasa hukum Charles, La Ode Kudus, enggan memberikan komentar terkait laporan tersebut. Ia meminta koran ini mengkonfirmasi langsung ke Charles Ong Saerang. “Langsung ke Pak Charles saja, Mas,” ujar La Ode Kudus singkat. (jks/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

12,295FansSuka
35PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Latest News

Tesla Halmahera

Related News