11.7 C
Semarang
Kamis, 19 November 2020

Pelajar Asing Promosikan Wisata Indonesia

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

SEMARANG – Sebanyak 40 pelajar asing dari 22 negara mengikuti Internasional Competition & Exhibition 2017 yang digelar lembaga pendidikan Bahasa Inggris LIA, Pemkot Semarang, dan Kementerian Pariwisata RI untuk mengikuti lomba presentasi wisata Indonesia dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Acara digelar di Grand Maerakaca, Minggu (17/12).

Ketua Pengurus Yayasan LIA Hendarji Supandji mengatakan keiikutsertaan siswa asing dari Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan fungsi Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. “Selain diikuti siswa asing, juga digelar lomba show & tell, story telling untuk anak-anak Indonesia. Jumlahnya sekitar 500 siswa dari tingkat SD sampai SMA,” katanya.

Ia menerangkan tujuan digelarnya acara tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan menggali potensi kemampuan komunikasi dengan bahasa asing. “Kami harap dengan kompetisi ini, anak Indonesia bisa membuka peluang untuk meningkatkan kemampuan bersaing di dunia global,” tuturnya.

Sementara itu, siswa BIPA asal Ukraina, Kateryna Guselnykova, menerangkan potensi kebudayaan dan pariwisata Indonesia sangat luar biasa. Ia pun antusias untuk mempelajari Bahasa Indonesia dan akan menularkannya ketika kembali ke Ukraina. “Budaya di Indonesia sangat berbeda, makanan, seni dan banyak lagi. Saya pun sangat bangga bisa mempelajarinya,” tuturnya.

Selain mempelajari budaya Indonesia, Kateryna juga mengenalkan budaya Ukraina kepada anak-anak Indonesia. Stan yang didirkannya pun banyak dihampiri siswa asal Indonesia. (den/hid/ric)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...