Jangkau Daerah Pelosok Desa Pare

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SRAGEN-Masyarakat Desa Pare, Kecamatan Modokan yang jauh dari pusat kota Kabupaten Sragen selama ini kesulitan menjangkau tempat pengobatan. Tapi mereka sedikit terbantu dengan hadirnya pelayanan kesehatan massal gratis dari Djarum Foundation dan Yayasan Bakti Insan Negeri (YBIN) di balai desa setempat, Sabtu (16/12).

Sekitar 600 warga daerah pelosok di Kabupaten Sragen itu, mengikuti program Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan Massal (Baksos PKM) dari Djarum Foundation. Tenaga medis dari Puskemas Mondokan dengan sabar melayani cek tensi dan asam urat, pemeriksaan kesehatan, maupun pemberian obat bagi warga yang sebagian besar petani.

Camat Mondokan Bambang Budi Santoso didampingi Kepala Desa Pare Heli Budiaswoko mengatakan, pihaknya beruntung dikunjungi aksi kemanusiaan tersebut. “Di Desa Pare baru ada bidan desa, dan tempat kesehatan di Puskemas Mondokan. Kami bersyukur ada baksos pengobatan massal yang dilakukan di lokasi wilayah desa kami,” jelasnya.

Perwakilan Djarum Foundation Jateng – DIY Arvi Oktaviendra di sela mendampingi Program Director Djarum Foundation Rudi Djauhari memantau kegiatan menjelaskan, pihaknya bangga melayani kebutuhan masyarakat mendapat pengobatan. Terlebih, di daerah pelosok seperti Desa Pare ini. “Selain bakti sosial, kami juga melaksanakan program bakti olahraga, lingkungan, pendidikan dan budaya. Adanya kedekatan bersama masyarakat setidaknya bisa membantu meringankan beban yang ada,” ungkapnya.

TimMedis YBIN, dr Mada Gautama menambahkan, kegiatan tersebut upaya membantu masyarakat kurang mampu, dan jauh dari pelayanan kesehatan atau puskesmas. “Adanya Baksos pengobatan akan meringankan beban masyarakat. Harapannya, bisa segera kembali beraktivitas, dan meningkatkan kesejahteraan,” imbuhnya. (fiq/bis/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -