33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Bupati Buka Diklatsar Banser

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG – PKD dan Diklatsar Banser Angkatan XXX GP Anshor Kabupaten Batang kembali digelar. Diklat dilaksanakan di wilayah PC Gringsing, tepatnya di desa Kebondalem Kecamatan Gringsing. Bupati Batang Wihaji menyempatkan diri untuk membuka secara remsi acara tersebut, pada Jumat (15/12).

Diklat ini rencananya berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Desember 2017, dengan latihan materi dasar yang akan diisi oleh para instruktur yang sudah berpengalaman dan diikuti oleh sekitar 150 peserta dari Kecamatan Gringsing, Bawang, dan Kandeman. Selain itu pelatihan juga diisi dari unsur Koramil 03 Gringsing, Polsek Gringsing dan Rescue Batang.

Kasatkoryon Banser Gringsing Faizin GZ mengatakan, pengkaderan ini adalah agenda rutin yang dilaksanakan oleh GP Anshor untuk mencetak anggota Banser yang menjunjung tinggi agama, militan, siap diterjunkan kapan saja dan dimana saja serta cita NKRI.“Latihan kali ini lebih banyak praktik lapangan dan bisa dikatakan lebih berat dibanding Diklatsar sebelumnya dengan materi yang juga lebih padat,” kata Faizin.

Bupati Batang Wihaji yang juga kader Banser dalam wejangannya kepada calon Banser, mengatakan bahwa tugas Banser adalah menjaga agama dan cinta tanah air, diantara semua ormas Islam yang ada di Indonesia, pengkaderan Banser adalah yang terbaik.

“Banser juga yang konsisten membela tanah air. Ideologi yang bertentangan dengan Pancasila harus kita waspadai dan antisipasi sedini mungkin. Tantangan kita sekarang adalah penyalahgunaan teknologi. Untuk itu sebagai anggota Banser yang modern kita juga harus menguasai teknologi dan menerapkannya untuk kegiatan positif,” kata Wihaji.

Camat Gringsing Rusmanto mewakili Muspika menambahkan, Banser dikenal laus karena kemampuan dan cara penyelesaian masalah yang lebih mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan menghindari kekerasan.“Banser sudah punya nama besar, dalam menyelesaikan berbagai masalah. Salah satunya dari Rayon Gringsing, yang terkenal sampai Papua,” ujarnya.

Hal ini dibenarkan oleh Kasatkoryon Banser Gringsing Faizin GZ, yang mana selama ini Banser Rayon Gringsing sering ditugaskan ke berbagai daerah di Indonesia. Dari pulau Jawa hingga Papua, otomatis, banyak yang mengenali sepak terjang mereka selama ini. (han/sct/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Aktif Promosikan Potensi Tanah Kelahiran

RADARSEMARANG.COM - Cukup lama di perantauan, pria kelahiran Batang ini juga kerap rindu kampung halaman dan berharap bisa sedikit memberikan andil akan kemajuan daerah...

Gotong Royong Bangun Musala

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Ratusan warga Perum Nusa Indah 2, Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam kompak melakukan gotong-royong bersama membangun Musala Al Muttaqin. Pembangunan dengan modal sosial...

Astra Motor Beri “Kado” ke Guru

SEMARANG  – Jaringan dealer Astra Motor di Jawa Tengah ikut merayakan Hari Guru Nasional dengan memberikan ‘kado spesial’ untuk para guru dan kepala sekolah...

Libur, Quality Time Bersama Keluarga

JOKO meyakini setiap karirnya selalu ada doa keluarga yang menyertainya. Aktifitas Joko yang banyak di luar rumah membuat dia jarang bertemu dengan keluarganya. Ayah...

Penyebaran Informasi Perlu Kembali ke Khitah

SEMARANG – Banyak generasi muda yang enggan menyentuh media mainstream. Entah itu media cetak, atau media online. Mereka cenderung memilih menenggak informasi dari media-media...

Potensi Pasar Indihome Masih Besar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Jumlah pelanggan Indihome di wilayah kantor Telekomunikasi (Witel) Semarang (Kota Semarang, Kabupaten Kendal, sebagian Kabupaten Semarang) sampai saat ini mencapai 94.000. Sedangkan total...