Puluhan Ribu Naker Belum Terlindungi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

MAGELANG—Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Magelang, B. Gunawan Wibisono mengimbau perusahaan untuk segera mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu sesuai Undang-undang (UU) Nomor 24 Tahun 2011. Pasal 14 UU tersebut mengamanatkan bahwa setiap orang—termasuk orang asing yang bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia—wajib menjadi peserta program jaminan sosial.

Menurut Gunawan, hingga saat ini masih ada puluhan ribu tenaga kerja (naker) di wilayah kerjanya belum terlindungi. Kendati demikian, pada Oktober menuju November 2017, terjadi kenaikan jumlah peserta. Pada Oktober 2017 lalu, terdaftar sekitar 76.465 pekerja dari 2.935 perusahaan. Sedangkan November, sebanyak 3.194 perusahaan yang mendaftarkan 77.889 pekerjanya. Serta, tercatat 11.870 pekerja aktif dari kategori Bukan Penerima Upah (BPU). Selanjutnya, proyek yang telah dilindungi BPJSTK mencapai 1028 proyek. Pihaknya berharap, jumlah peserta akan terus bertambah hingga tutup tahun ini.

“Karena itu, kami perlu menjalin kemitraan dengan media pers, agar masyarakat mendapatkan informasi yang baik tentang manfaat Program Jaminan Sosial BPJSTK,” kata Gunawan dalam acara media gathering BPJSTK Kantor Cabang Magelang dengan sejumlah awak media dari kota/Kabupaten Magelang, Temanggung, Purworejo dan Wonosobo di Omah mBudur, Borobudur, Kamis (14/12) lalu.

Ada 4 program yang bisa dimanfaatkan oleh pekerja formal maupun informal. Di antaranya, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Masing-masing program memiliki manfaat berbeda. “JKK merupakan jaminan yang memberikan kompensasi dan rehabilitasi bagi pekerja yang mengalami kecelakaan pada saat mulai berangkat kerja sampai tiba kembali ke rumah.”

Kecelakaan kerja yang dimaksud adalah musibah yang terjadi akibat hubungan kerja. Termasuk, penyakit yang timbul karena hubungan kerja. “Suatu kasus dinyatakan sebagai kasus kecelakaan kerja jika ada unsur rudapaksa, yaitu cidera pada tubuh manusia akibat suatu peristiwa atau kejadian. Misalnya terjatuh, terpukul, tertabrak, dan sebagainya.”

Jika pekerja memiliki JKK, maka berdampak pada meningkatnya produktivitas kerja. JKK diklaim memberikan rasa aman dalam bekerja. JKK merupakan tanggung jawab pemberi kerja (perusahaan) melalui pengalihan risiko kepada BPJSTK. Yaitu, dengan membayar iuran JKK bagi para pekerjanya. “Iurannya antara 0,24 persen sampai 1,74 persen dari upah sebulan, sesuai kelompok risiko jenis usaha.”

Kepala Bidang Pemasaran BPJSTK Magelang, Ida Setyawati lantas merinci pembayaran klaim untuk peserta penerima upah tahun 2017. Program JKK, jumlah klaim yang dibayarkan Rp 3.370.218.980 untuk 1.261 kasus. Sedangkan JHT Rp 123.131.014.105 (21.368 kasus). JP Rp 485.019.844 (560 kasus) dan JKM Rp 4.047.000.000 untuk 149 kasus. “Totalnya Rp 131.033.252.929 klaim dibayarkan untuk 23.338 kasus.”

Kemudian, jumlah klaim yang dibayarkan untuk peserta BPU atau pekerja informal, JKK senilai Rp 8.753.661 untuk 1 kasus; JHT senilai Rp 5.713.370 (7 kasus), dan JKM senilai Rp 24.000.000 (1 kasus). “Peserta BPU adalah pekerja yang melakukan kegitan atau usaha ekonomi secara mandiri. Seperti tukang ojek, sopir angkot, pedagang keliling, dokter, pengacara, dan sebagainya.” (put/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -