33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Pemeriksaan IVA Gratis, Minim Peserta

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KAJEN – Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) gratis di Puskesmas Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jumat (15/12) kemarin, sepi peminat. Salah satu faktor, masih kurangnya pemahaman dan pengetahuan tentang IVA. Selain itu, sebagian besar ibu muda, merasa malu jika harus diperiksa secara langsung oleh dokter atau bidan.

Terkait kegiatan pemeriksaan IVA ini, pihak puskesmas dan desa telah memberikan undangan lebih dari 200 peserta, namun yang hadir untuk mengikuti pemeriksaan tidak lebih dari 25 orang. Padahal, sebelumnya tim PKK bersama Dinas Kesehatan telah memberikan sosialisasi tentang bahaya kanker serviks dan pentingnya pemeriksaan IVA.

Tina, 26, warga Desa Yosorejo, mengungkapkan bahwa dirinya belum memahami dan mengetahui secara pasti, apa yang dimaksud dengan kanker serviks, namun hanya tahu bahayanya saja. Pihaknya juga tidak paham akan pemeriksaan IVA, serta kegunaanya akan pemeriksaan tersebut.

“Warga masih beranggapan kalau periksa IVA itu dikira punya penyakit, jadi malu dan takut kalau mau akan periksa,” ungkap Tina.

Laely,34, anggota PKK Kecamatan Petungkriyono, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang kanker serviks dan IVA, kepada ibu – ibu anggota PKK tingkat desa, dengan tujuan agar bersedia mengikuti pemeriksaan IVA di Puskesmas Petungkriyono dengan gratis.

Namun dari 200 an undangan atau peserta sosialisasi Inspeksi Visual Asam asetat atau IVA, hanya 25 orang yang hadir, jauh dari harapan.

“Sebagian besar beralasan malu dan takut, padahal pemeriksan IVA itu cepat dan mudah, kami harap kedepan pemeriksaan IVA ini sering dilakukan di puskesmas,” kata Laely.

Sementara itu, bidan Puskesmas Petungkriyono, Pipit Danar Syahputra, menjelaskan bahwa pemeriksaan IVA, yakni pemeriksaan leher rahim atau serviks, dengan cara melihat langsung dengan mata telanjang pada leher rahim, setelah memulas leher rahim dengan larutan asam asetat 3 sampai dengan 5 persen, dengan tujuan untuk mendeteksi kanker rahim sedini mungkin.

Menurutnya cara tersebut adalah cara sederhana. Tidak membutuhkan waktu lama dan dilakukan oleh para medis yang profesional.

“Kegiatan ini sangat penting, karena untuk mengetahui penyait kanker serviks sejak dini, serta untuk menekan angka risiko kanker rahim,” jelas Pipit. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Batik dan Kebaya Jadi Seragam Resmi

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Momen Hari Kartini dimanfaatkan Hotel Pesonna Pekalongan untuk meresmikan sarung batik dan kebaya menjadi pakaian kerja. “Hari ini sekaligus kami resmikan mengenakan sarung...

Brigjen Wirana Wagub Akmil

MAGELANG- Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi secara resmi menjabat Wakil Gubernur Akademi Militer (Akmil) setelah melaksanakan acara serah terima jabatan dengan Brigjen TNI Wisnoe...

Sentil Anggaran Air Mancur Menari

MAGELANG--Rencana pembangunan air mancur menari (dancing fountain) yang dilakukan oleh Pemkot Magelang di area Alun-alun Kota Magelang dikritik, karena anggarannya super fantastis. Salah satu...

Baznas Salurkan Beasiswa kepada  395 Siswa

PEKALONGAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pekalongan menyalurkan dana beasiswa kepada 395 siswa SD/MI,SMP/MTs dan SMA/MA di Kota Pekalongan yang dinilai kurang...

Hotel-Hotel Berlomba Gelar Acara Menarik

RADARSEMARANG.COM - PERAYAAN malam pergantian tahun menjadi berkah bagi pengelola hotel. Tak heran jika setiap hotel menggelar acara dan promo menarik untuk menggaet tamu...

Layanan Ramah akan Selalu Dikenang

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Potensi wisata jika digarap secara serius, maka bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat. Sebab, perkembangan pariwisata bisa memberikan efek berkelanjutan. Masyarakat sekitar objek wisata...