Jalin Sinergi dengan Semua Kalangan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

DEMAK – Dadim 0716 Demak yang baru, Letkol Inf Abi Kusnianto memiliki banyak pengalaman selama bertugas diberbagai daerah. Pria kelahiran Jambi berdarah Kebumen Jawa Tengah ini pernah bertugas di Ternate Maluku Utara pasca konflik pada 2001, lalu bertugas di Bireun Aceh pada 2004-2005 saat pasca tsunami.

Kemudian, bertugas di Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) 2007-2008, dan menjadi Satgas di Merauke 2016-2017, tepatnya diperbatasan Papua dengan Papua Nugini. Menurutnya, bertugas didaerah terluar Indonesia memang terasa menarik dan banyak pengalaman berharga.

“Didaerah terpencil atau perbatasan fasilitas pendidikan sangat minim. Saya pernah menjadi guru SD diperbatasan Papua. Fasilitas buku dan seragam lengkap, tapi satu desa muridnya hanya 20 sampai 25 siswa saja. Kadang mereka tidak full ke sekolah karenadiajak orang tua mereka berburu rusa dihutan,” katanya saat ngopi bareng dengan wartawan di Polaris, kemarin malam.

Dia menambahkan, dirinya mengenal Demak sebelumnya hanya berasal dari peta dan sejarah Islam. Namun, sekarang justru menjadi Dandim 0716 Demak. “Saya bersyukur bisa bertugas di Demak ini. Sepanjang karir di TNI, saya banyak bertugas dibagian pasukan,” katanya.

Dandim Letkol Abi Kusnianto mengatakan, untuk menjalankan tugas di Demak, ia telah memulai dengan banyak silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk para ulama serta tokoh masyarakat. “Kita jalankan diplomasi sambil ngopi,” katanya.

Melalui tradisi ngopi ini, banyak masalah dapat diselesaikan. “Kita jaga NKRI ini bersama sama,” ujar Dandim yang juga perna bertugas di Tegal ini.

Dandim menambahkan, dengan adanya acara coffee break dengan wartawan wilayah Demak yang di selenggarakan Kodim 0716/Demak, maka diharapkan dapat menciptakan keharmonisan dan terwujudnya kerjasama yang lebih baik.

Dari situ, akan muncul sebuah komunikasi yang baik sehingga akan meningkatkan sinergitas antara Kodim dengan para wartawan.“Intinya, di sini saya untuk silaturahmi dan mau bekerjasama dengan wartawan karena dalam setiap kegiatan, kita banyak dibantu wartawan mempublikasikan kegiatan kita,” jelasnya.

Menurutnya, hubungan antara wartawan dan TNI tidak bisa di pisahkan. “Wartawan dan Kodim Demak harus saling sinergi. Sebab, keduanya saling membutuhkan. Wartawan adalah mitra TNI, begitupun sebaliknya,” ujar Akmil lulusan tahun 1999 ini.(hib)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -