33 C
Semarang
Selasa, 4 Agustus 2020

PN Akui Bawas MA Datang

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Akibat melaporkan salah satu hakim Pengadilan Negeri (PN) Semarang bernama Lasito, Koordinator Perkumpulan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman diperiksa Badan Pengawas (Bawas) Mahkamah Agung. Pemeriksaan itu terjadi karena saat menjadi hakim tunggal, Lasito memberikan putusan memenangkan gugatan pra peradilan Bupati Jepara Achmad Marzuqi melawan Kejati Jateng.

Boyamin Saiman mengaku diundang oleh Bawas terkait laporannya mengenai hakim pemutus perkara pra peradilan Achmad Marzuqi. Ia juga membenarkan jika kedatangan Bawas terkait laporan hakim Lasito yang dilayangkan pihaknya ke MA.

“Saya yang melaporkan hakim Lasito ke Bawas. Hari ini saya diundang sekaligus diperiksa tentunya sebagai pelapor kasus tersebut,” kata Boyamin kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (14/12).

Menurutnya, dalam putusan praperadilan melawan Kejati Jateng, hakim Lasito saat itu menyatakan bahwa penetapan tersangka Achmad Marzuqi tidak sah. Padahal sebelumnya, hakim lain menyatakan bahwa surat penghentian perkara (SP3) Achmad Marzuqi harus dibatalkan. Hakim juga meminta Kejati Jateng menerbitkan surat perintah penyidikan baru dengan tersangka Achmad Marzuqi.

“Kan ada dua putusan praperadilan yang berbeda dan saling bertolak belakang. Makanya saya melaporkan hal ini ke Bawas MA. Tentunya setelah memeriksa saya sebagai pelapor, Bawas juga akan memeriksa hakimnya,”ungkapnya.

Ketua PN Semarang, Purwono Edi Santoso sebelumnya, membenarkan Selasa kemarin ada anggota Bawas MA yang mendatangi kantor PN Semarang. Namun ia berkilah tidak tahu kedatangan Bawas dalam rangka apa.”Memang ada Bawas datang, tapi tidak tahu terkait apa. Mereka datang tanpa konfirmasi dan langsung masuk ruangan kemudian dikunci dari dalam,” sebutnya.

Perlu diketahui, Kejati Jateng menetapkan Bupati Jepara Achmad Marzuqi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan bantuan partai politik PPP. Namun kemudian, Kejati Jateng mengeluarkan SP3 kepada Achmad Marzuqi. Pengeluaran SP3 itu kemudian digugat oleh MAKI ke PN Semarang. Hakim memenangkan gugatan MAKI dan memerintahkan Kejati menerbitkan surat penyidikan baru. Kemudian Kejati kembali menetapkan Achmad Marzuqi sebagai tersangka.

Akan tetapi, penetapan tersangka baru itu digugat oleh Achmad Marzuqi ke PN Semarang. Hakim Lasito mengabulkan gugatan Achmad Marzuqi dan menyatakan surat penetapan tersangka terhadap Marzuqi tidak sah dan harus dibatalkan. MAKI kemudian melaporkan hakim Lasito ke Mahkamah Agung. (jks/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Rp 300 Ribu Upal Dijual Rp 100 Ribu

UNGARAN – Alih-alih ingin cepat kaya, kakek 72 tahun ini justru harus mendekam dibalik jeruji besi. Parijo Widodo, 72, warga Kota Salatiga diciduk oleh...

Dua Petani Tersambar Petir

DEMAK - Hujan deras disertai kilatan petir kemarin memakan korban jiwa. Mukhlasin, 50, warga Dukuh Gempol, RT 4 RW 2, Desa Jatirogo, Kecamatan Bonang...

72 Klub Ambil Bagian

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sebanyak 72 klub Perkumpulan Bulutangkis (PB) tampil pada event USM Blibli Flypower Liga Bulutangkis Jateng & DIJ 2017 Seri Master. Kejuaraan...

Distribusi Gas 3 Kg Dipantau

SALATIGA – Polres Salatiga melalui babinkamtibmas ikut memantau distribusi gas elpiji 3 kg di wilayah kota Salatiga. Pemantauan ini dilakukan untuk menjaga agar tidak...

Pedagang Keluhkan Fasilitas Pasar Simongan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sejumlah pedagang Pasar Simongan Semarang mengaku siap menempati bangunan baru. Namun mereka mengeluhkan pembangunan yang digarap oleh kontaktor PT Dinamika Persada...

Pelajar Jadi Sasaran Pasar Pil Koplo

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Petugas Sat Narkoba Polres Temanggung berhasil menangkap pengedar pil dobel L atau biasa disebut pil koplo. Pelaku yang diamankan adalah Septian Nugroho,...