33 C
Semarang
Minggu, 5 Juli 2020

Lima Proyek Dipastikan Molor

Kontraktor Pelaksana Terancam Blacklist

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG
ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG

Nama kegiatan pembangunan tersebut pengembangan sarana prasarana yang didanai melalui dana tugas bantuan APBN tahun anggaran 2017. Sedangkan nama paketnya adalah jasa konstruksi fisik pembangunan pasar rakyat Simongan Kota Semarang. Konsultan pengawas tercatat PT Dieng Agung.

“Kami merekomendasikan agar kontraktor di-blacklist. Jangan sampai ada kontraktor yang kinerjanya tidak bagus dimenangkan lelang lagi. Mereka terkesan berani menawar lelang dengan harga murah, tapi pekerjaannya tidak beres,” katanya.

Realisasi pembanguan kurang lebih baru mencapai 50 persen. Tembok baru terpasang sebagian, dan baru berdiri kerangka baja ringan. Anehnya, meski waktu kontrak tinggal hitungan hari, para pekerjanya juga terkesan ‘nyantai’.

“Bahkan sehari ini saja sedikitnya lima lokasi proyek yang kami cek progresnya baru mencapai 50 persen. Termasuk pembangunan proyek Gedung Parkir Balai Kota dan pembangunan Taman Balai Kota,” keluhnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiyono, mengatakan, pembangunan gedung parkir dan taman balai kota tersebut progresnya juga masih jauh dari target. “Ini terancam mangkrak dan terbengkalai tidak dapat langsung digunakan,” katanya.

Menurut dia, melihat progres saat ini, tidak mungkin proyek tersebut bisa diselesaikan hingga akhir Desember mendatang. “Ini harus menjadi perhatian pemkot untuk lebih teliti dalam penentuan pemenang lelang proyek,” kata dia.

Kabid Tata Ruang Dinas Tata Ruang Kota Semarang, Beta Marhendiyanto, mengatakan, batas waktu kontrak pembangunan gedung parkir tahap pertama pada 25 Desember. “Anggaran sesuai kontrak lelang Rp 8,9 miliar dengan nilai pagu Rp 10 miliar. Nantinya gedung parkir ini untuk kendaraan motor saja, kapasitas sekitar  800 kendaraan,” ujarnya.

Kabid Binamarga Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Saelan, mengaku, sudah memberi peringatan kepada kontraktor yang mengerjakan proyek-proyek di bawah Dinas Pekerjaan Umum untuk melakukan percepatan.

“Pembangunan Jalan WR Supratman batas waktu kontrak tanggal 12 Desember lalu, ternyata tidak bisa diselesaikan. Saat ini dilakukan perpanjangan dengan diberlakukan denda 1 persen dari nilai kontrak (Rp 8,5 miliar) per mil per hari. Batas akhir 25 Desember mendatang harus sudah selesai,” katanya.

Jika tidak selesai, lanjut Saelan, anggaran hanya bisa dicairkan sesuai dengan persentase pekerjaan. “Sesuai rencana, pembangunan jalan ini menggunakan aspal. Jika tidak selesai, maka sisa anggaran menjadi Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran). Kontraktor pelaksananya sudah kami peringatkan,” katanya. (amu/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ingin Terkenal Seperti Warteg dan Masakan Padang

RADARSEMARANG.COM - Penjual gulai kambing Bustaman, Semarang, Rodliyah, mengaku dirinya merupakan generasi kelima dari keluarganya. Wanita enam anak tersebut mengungkapkan dari cerita leluhurnya, kali...

15 Kabupaten Jadi Sorotan

SEMARANG - Limabelas kabupaten di Jawa Tengah mendapat sorotan dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda). Sebab tingkat kemiskinan di 15 daerah tersebut...

Buah Konsistensi Bernadus

SEMARANG - Tim cowok SMA Bernadus Pekalongan sukses menjadi jawara Loop 3x3 Competition melalui partai final yang digelar, Jumat (18/8) di GOR Sumber Waras...

Metode Speed ReadingTingkatkan Baca Cepat Siswa

Membaca merupakan kegiatan berbahasa yang tidak asing bagi siswa. Siswa mampu membaca bukan karena secara kebetulan atau didorong oleh inspirasi, tetapi melalui pembelajaran. Apalagi...

Lupa Matikan Kompor, Rumah Ludes Terbakar

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Si jago merah kembali beraksi dengan melumat rumah salah satu warga Dusun Krajan Desa Klepu Kecamatan Pringapus, Rabu (18/4). Peristiwa kebakaran...

Dosen Ngudi Waluyo Diwajibkan Penelitian Tiap Tahun

UNGARAN – Dosen Universitas Ngudi Waluyo (UNW), wajib melakukan penelitian selama satu tahun sekali. Hal itu dikatakan oleh Rektor UNW, Subyantoro usai mewisuda ratusan...