33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Telusuri Buku SD Kontroversi Yerusalem

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Viral buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas 6 SD Penerbut Yudhistira terkait kontroversi Yerusalem Ibu Kota Israel yang tersebar melalui media sosial, menjadi perhatian banyak pihak untuk menindaklanjutinya.  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta Dinas Pendidikan Kota Semarang menelusuri apakah buku tersebut digunakan siswa SD di Kota Semarang atau tidak.

Di salah satu bagian halaman buku tersebut menyebut bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota dari Israel. Ini menjadi masalah yang viral menyusul belakangan ini terkait keputusan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Keputusan tersebut menuai kecaman dan amaran dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

“Kami minta Dinas Pendidikan Kota Semarang menelusuri buku tersebut. Jika memang buku tersebut digunakan di sekolah dasar Kota Semarang, maka harus segera ditarik,” kata Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Laser Narendra, Rabu (13/12).

Dikatakannya, buku tersebut tidak relevan untuk digunakan sebagai acuan pendidikan. Maka dari itu, pihaknya meminta agar Dinas Pendidikan Kota Semarang responsif. “Isi buku yang menyebutkan Jerusalem adalah Ibu Kota Israel sudah tidak relevan. Itu salah satu bentuk pembohongan publik. Sebab, secara de facto dan de jure, Yerusalem adalah bagian Palestina,” katanya.

Dikatakannya, Dinas Pendidikan Kota Semarang harus segera menemukan buku tersebut untuk kemudian dilakukan kajian. Sehingga masalah seperti ini tidak kemudian dibiarkan. Termasuk mencari solusi alternatif penyelesaian agar tidak memicu masalah lebih lanjut.  “Kalau perlu melakukan audiensi dengan penerbit agar buku tersebut segera ditarik dari peredaran,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin menyatakan telah bergerak. pihaknya telah meminta agar jajarannya melakukan penelusuran terkait buku kelas 6 SD yang dimaksud. “Dinas Pendidikan masih melakukan pengecekan ke sekolah-sekolah,” katanya. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah membenarkan bahwa buku itu merupakan terbitan Yudhistira 2008. (amu/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Megengan Brumbung, Arak 17 Bendera Merah Putih

DEMAK - Antusiasme warga Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak sangat tinggi dalam menyambut bulan suci Ramadan. Sebanyak seribuan warga Desa Brumbung dan sekitarnya...

Minta Moratorium Pertambangan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Maraknya pertambangan di kawasan karst daerah Kendeng menjadi perhatian Komunitas Ahli Waris Kendeng Sukolilo, Pati. Mereka pun mengadu ke Komisi D...

ABG Cabuli 7 Anak di Bawah Umur

KAJEN–Lantaran suka menonton film porno melalui ponsel, Ag,16, warga Desa Sinagohprendeng, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, tega mencabuli dan menyetubuhi tujuh anak Sekolah Dasar (SD)...

Festival Kali Kuto, Kilas Balik Perjuangan Merebut Kemerdekaan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG -  Meskipun aliran Kali Kota yang terletak di Kampung Potrosaran RT03 RW01, Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang sedang surut, namun warga...

Undip Bentuk Komisi Investigasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Komisi investigasi dibentuk oleh Fakultas Kedokteran (FK) Undip guna mendalami aktivitas riset yang dilaksanakan salah satu dosen di lingkungan kampus tersebut....

Pilkada Tidak Berpengaruh Signifikan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tahun politik kali ini dinilai tidak akan memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi industri jasa pengiriman. Hal tersebut terkait dengan kian...