Nama PLN Dicatut

440

MAGELANG – Beberapa hari terakhir ini, beredar surat pemberitahuan yang mengatasnamakan PLN yang berisi jadwal pemadaman listrik. Dalam surat edaran tersebut juga disertai penawaran peminjaman genset.

Manager PLN Area Magelang Atmoko Basuki menegaskan, PLN Distribusi Jateng & DIY tidak pernah mengeluarkan surat edaran tersebut. “Terkait surat yang saat ini sedang maraknya beredar mengatasnamakan PLN Area Magelang yang isinya menginformasikan jadwal pemadaman serta peminjaman genset, kami mengimbau kepada masyarakat dan pelanggan untuk berhati-hati, karena itu tindak penipuan,” tegas Atmoko.

Atmoko baru mengetahui adanya surat edaran yang mengatasnamakan PLN tersebut dari Toko Nasional dan Sri Ratu. Pemilik kedua toko tersebut mengaku didatangi oknum yang mengaku dari PLN dan diberi surat edaran tentang pemadaman selama dua hari.

Namun demikian, tindak pencatutan nama PLN tersebut belum berhasil menipu pemilik toko. Sebab mereka langsung konfirmasi ke PLN. “Kami tegaskan, surat tersebut tidak benar dan agar masyarakat lebih berhati-hati dan waspada terhadap penipuan yangg mengatasnamakan PLN. Selain itu, kalau pemadaman pasti terencana karena pekerjaan preventif/pemeliharaan. Jelas tidak mungkin selama 2 hari, paling tidak pemadaman pukul 09.00-16.00, itu maksimalnya,” tegas Atmoko.

Atmoko juga mengatakan, PLN tidak pernah menyediakan jasa berupa penyewaan genset atau penjualan kotak pelindung meter, peralatan penghemat listrik atau peralatan listrik lainnya kepada pelanggan maupun calon pelanggan. “PLN juga tidak menawarkan jasa layanan pasang baru, tambah daya, atau pembayaran tagihan rekening listrik dengan transaksi pembayaran langsung di rumah pelanggan. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada kami jika ada penawaran seperti itu,” jelas Atmoko. (cr3/ton)