33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Taman Kota Usman Janatin Sepi Pengunjung

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

PURBALINGGA- Taman Kota Usman Janatin (UJ) yang ada di Jalan Ahmad Yani Purbalingga, kini semakin sepi pengunjung. Bahkan kios yang ada di taman juga banyak yang tutup. Wahana baru berupa foto 3D ternyata belum bisa menarik pengunjung, karena hanya ramai saat akhir pekan dan liburan.

Plt Direktur PD Owabong Hartono selaku pengelola taman mengatakan, dengan minimnya pengunjung, pihaknya mengalami kerugian yang cukup besar. Hingga November 2017, kerugian mencapai Rp 560.034.814.

“Saat ini kami akui sepi dan banyak yang tutup. Bahkan wahana mainan anak dan beberapa lainnya juga berhenti operasional,” katanya, Senin (11/12).

Hartono mengatakan, dengan sepinya Taman Kota Usman Janatin maka pengelolaannya akan dikembalikan ke Pemkab Purbalingga. Pasalnya, saat ini PD Owabong tengah fokus mengembangkan wahana di Waterpark, Sanggaluri, dan Owabong Cottage. “Daya pikat taman kami nilai tidak ada dan jenis wahana mainan juga sudah tidak dapat merespon lagi kebutuhan pasar,” tambahnya.

Sigit, salah satu penjaga malam Taman Kota Usman Janatin menuturkan, saat malam hari bagian belakang bangunan kios sering dijadikan tempat berkumpul remaja. “Saya sering menyuruh remaja yang malam-malam nongkrong pergi. Tapi begitu saya pergi, mereka akan kembali lagi ke belakang kios yang tutup,” ungkapnya. (amr/sus/jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Peroleh Hibah Rp 10 Juta

UNGARAN–Sebanyak seribu kelompok kesenian di Kabupaten Semarang mendapat dana hibah senilai masing-masing Rp 10 juta dari APBD tahun 2017. Pemberian hibah tersebut dimaksudkan untuk...

Tidak Benar soal Workshop Umrah Berbayar dari Kemenag

JawaPos.com - Pelaku penyebar berita hoax terus membuat kabar bohong yang begitu mudah mengakibatkan publik begitu percaya. Kali ini pelakunya menyasar lembaga Kementerian Agama...

Semarang Usung Ekonomi Kerakyatan

SEMARANG - Dalam menjamin kemakmuran masyarakat di Kota Semarang, penguatan ekonomi kerakyatan yang menyeluruh begitu penting. Konsep ekonomi kerakyatan dinilai tepat dilakukan di Kota...

Teraskita Jakarta

RADARSEMARANG.COM - GENERAL Manager Hotel Dafam Teraskita, Antonius Eko bersama jajaran Dafam Hotel Management (DHM) berkunjung ke Jawa Pos Radar Semarang, Jalan Veteran 55,...

Terima Awards Pelopor Inovasi

MAGELANG—Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meraih awards atau penghargaan sebagai Wali Kota Pelopor Inovasi Daerah tingkat Jawa Tengah  2017. Penghargaan diberikan oleh Gubernur Ganjar...

Kades Terdampak Rob Tuntut TPS

KAJEN - Lantaran sulit membuang sampah dan banyak sampah yang hanyut terbawa banjir rob, lima Kepala Desa terdampak banjir rob meminta kepada Bupati Pekalongan,...