33 C
Semarang
Sabtu, 26 September 2020

Desa Duren Penghasil Gula Aren Unggulan

Desa Duren Kecamatan Sumowono

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SUMOWONO – Desa Duren, Kecamatan Sumowono, memiliki potensi berupa produk gula aren yang masih alami. Dikatakan alami karena memang dalam pembuatannya tidak menggunakan campuran apapun. Sehingga, produknya pun memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan produk lain, yang sudah dicampur dengan beberapa bahan tambahan.

”Di sini masih murni, sehingga lebih tahan lama kerasnya. Manisnya juga beda. Yang pasti bisa lebih tahan lama karena kealamiannya itu,” jelas Idroyin, Kaur Umum Desa, Duren Kecamatan Sumowono.

Produk berkualitas tinggi ternyata belum diimbangi dengan sistem pemasaran yang memadai. Selama ini, produk dari warga Desa Duren diambil oleh para pedagang/tengkulak yang datang kepada mereka dengan sistem pembayaran di awal.

”Sehingga harganya juga segitu-segitu saja. Produsen dalam hal harga tidak bisa melakukan tawar menawar,” jelasnya.

Sebagai upaya meningkatkan harga jual, pihaknya berharap ada semacam koperasi desa, yang nantinya mengumpulkan gula hasil olahan warga. ”Jadi semuanya dikumpulkan di tempat semacam koperasi, kemudian nanti kita bisa melakukan tawar menawar dengan para pedagang mengenai harganya. Di situ kita bisa menaikkan harga. Kalau selama ini kan tidak bisa,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Duren Widya Pratiwi berharap ada stabilisasi harga setelah harga naik. Sebab harga memang sesuai dengan kualitas produknya.

”Harusnya harganya bisa lebih tinggi lagi. Saya penginnya bisa naik kemudian tidak berubah-ubah gitu,” harapnya.

Selain itu, pihaknya berharap ada pelatihan agar warga bisa inovatif dalam memproduksi gula. Sehingga, dengan keragaman jenis produk diharapkan bisa meningkatkan warga.

”Semoga juga ada pelatihan untuk pemasarannya. Karena dengan bentuk yang masih tradisional pemasarannya juga masih terbatas. Mungkin jika kemasannya dan brandnya menarik, bisa meluaskan pemasaran,” harapnya. (sga/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...