32 C
Semarang
Jumat, 25 Juni 2021

Didukung Dana IDB, UIN Bangun 8 Gedung Baru

SEMARANG–Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo berencana membangun delapan gedung baru di daerah kampus tiga mulai Februari 2018. Di antaranya, Gedung Rektorat, Planetarium, Liberary and ICT, Integritit Laboratorium, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Fakultas Psikologi dan Kesehatan. Hal ini disampaikan Rektor UIN Walisongo Prof Dr H Muhibbin MAg dalam Rapat Evaluasi Program 4 in 1 PIU UIN Walisongo, baru-baru ini.

Prof Muhibbin mengatakan, setelah bertransformasi menjadi universitas, UIN Walisongo serius melengkapi sarana prasarana pendukung kegiatan akademik dengan menambah infrastruktur fisik, laboratorium dan peralatan akademik lainnya. “Delapan gedung baru bertaraf internasional ini dukungan dana dari IDB (Islamic Development Bank) yang bermarkas di Jeddah,” katanya.

Pembangunan delapan gedung baru ini merupakan bagian dari skema The Support to Quality Improvement of Islamic Higher Education Project atau proyek pengembangan UIN Walisongo Semarang. Gedung tersebut adalah Perpustakaan Terpadu, Laboratorium Terpadu, Planetarium dan Observatorium, Gedung Rektorat dan Empat gedung Fakultas.

Wakil Rektor UIN Walisongo, Musahadi menuturkan bahwa empat gedung fakultas ini dibangun sebagai konsekuensi dari pengembangan fakultas baru, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Fakultas Psikologi dan Kesehatan.

Ketua PIU UIN Walisongo Dr Musahadi Mengatakan, desain project sudah selesai akhir Maret 2017. Terkait pemilihan kontraktor, saat ini sudah berjalan 24 peserta mendaftar dan 9 peserta mengajukan penawaran, hasil evaluasi sudah dilakukan 8 Desember 2017.

Ia mengatakan bahwa kesuksesan tergantung kelancaran proses dokumen di-approve IDB. Hasil seleksi sudah disetorkan IDB, nanti IDB yang menentukan pemenang tender. Rencana kontrak akan ditandatangani 2018. “Kami memperkirakan kalau lancar, Januari 2018 bisa ditandatangani dengan pemenang tender. Cepat tidaknya tergantung IDB,” kata Musahadi.

Ia menambahkan, anggaran dana pembuatan delapan gedung itu diberikan oleh IDB sebagai Pinjaman atau Hibah Luar Negeri (PHLN) untuk beberapa universitas Islam di Indonesia. “Untuk meja, kursi, Liquid Crystal Display (LCD), dan sebagainya dari pemerintah. Bukan dari IDB,” katanya.

Ketua Lelang proyek, Adnan menambahkan bahwa ia optimistis pembangunan gedung tersebut akan selesai dalam empat belas bulan. “Kami sudah menganalisa dengan tepat melalui tim perencana. Namun tidak menutup kemungkinan, banyak gangguan kondisi alam seperti hujan,” jelas Adnan.

Selain itu, untuk mengantisipasi molornya pembangunan delapan gedung baru itu, dirinya akan mengawasi secara intensif pembangunan setiap gedung di kampus tiga UIN Walisongo. (ida)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here