31 C
Semarang
Sabtu, 28 November 2020

Soroti Pengelolaan Aset dan Substansi Raperda RTRW

Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Magelang terhadap Tiga Raperda

Menarik

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

DPRD Kabupaten Magelang melalui fraksi-fraksinya menyoroti tiga Raperda yang diajukan Bupati Magelang. Beberapa fraksi berharap, keberadaan Raperda bukan untuk menutupi persoalan yang belum diselesaikan.

SEBELUMNYA, Bupati Magelang Zaenal Arifin mengajukan tiga Raperda. Yakni, Raperda tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Magelang pada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah. Selanjutnya, Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah; dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW).

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Magelang Soenarno mengatakan, salah satu tujuan penyertaan modal pada Bank Jateng adalah untuk penambahan dan pemupukan sumber-sumber pendapatan asli daerah. Di mana pada pasal 5 disebutkan bahwa penyertaan modal kepada Bank Jateng hingga 2021 adalah sebesar Rp 45 miliar.

“Kami ingin meminta penjelasan, bagaimana perhitungan ekonomis atas penyertaan modal kepada Bank Jateng tersebut? Dengan adanya penyertaan modal, berapa tambahan PAD yang masuk ke kas daerah pada 2017- 2021,” katanya.

Dikatakan, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK atas sistem pengendalian internal tahun 2016, BPK menganalisa bahwa Bank Jateng selalu memberikan deposito yang lebih tinggi, dibandingkan bank-bank lain. “Sehingga kami menilai PAD dari Bank Pasar yang merupakan milik Pemerintah Kabupaten Magelang, belum optimal.”

Ketua Fraksi PAN, Ahmad Sarwo Edi, berpendapat, secara umum Fraksi Partai Amanat Nasional menyambut baik akan dibentuk dan disahkannya tiga Raperda. Termasuk, terhadap Perda-Perda lain yang telah dibuat dan disahkan selama ini, yang jumlahnya mungkin sudah mencapai ratusan Perda.

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Semut Raksasa

RADARSEMARANG.COM-DUNIA tidak jadi geleng-geleng kepala. Bagaimana bisa satu perusahaan mendapat suntikan dana sebanyak Rp 500 triliun (USD 35 miliar) secara tiba-tiba. Itulah dana yang akan...

Ivanka Lincoln

PENYAKIT ini disebut ''Trauma 2016''. Penyakit itulah yang sekarang melanda pendukung Partai Demokrat Amerika Serikat. Waktu itu jelas, semua survei mengunggulkan Hillary Clinton. Dan itu...

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan perubahan pola latihan untuk menyongsong...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...