33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Satu Suspect Difteri, Jateng Waspada

Dirawat di Ruang Isolasi RSUD Tugurejo

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG–Satu pasien diduga mengidap difteri, langsung menggegerkan seluruh tenaga medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Adhyatma MPH atau RSUD Tugurejo sejak Sabtu malam (9/12) kemarin. Pasalnya, penyakit yang disebabkan bakteri corynebacterium diptheriae ini, benar-benar sangat mematikan dan mudah menular bagi siapa saja yang bersentuhan dengan bakteri tersebut.

Difteri adalah infeksi menular yang gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel dan tenggorokan. Dalam kasus yang parah, infeksi bisa menyebar ke organ tubuh lain seperti jantung dan sistem saraf.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tugurejo, dr Yuswanti MH Sc mengatakan bahwa satu pasien yang diduga mengidap difteri tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan umur 14 tahun. Merupakan pasien rujukan dari salah satu puskemas yang ada di Kabupaten Kendal. Saat dirujuk, pasien tersebut memiliki gejala klinis mirip dengan serangan difteri, yakni demam, menggigil, sakit tenggorokan, sulit bernafas dan lainnya.

“Sejak masuk Sabtu malam (9/12) kemarin, pasien langsung ditangani dan dilakukan pemeriksaan. Masih dugaan, namun kami anggap pasien ini suspect difteri,” katanya Senin siang (11/12) kemarin.

Ia menjelaskan, jika pihak rumah sakit langsung melakukan pemeriksaan dengan metode prebiologi atau mikro biologi. Kemudian pasien diberikan obat berupa anti difteri serum agar tidak menghasilkan toksin bagi dirinya sendiri ataupun orang lain.

“Setelah pemeriksaan lanjutan, tidak ditemukan bakteri difteri. Sampai saat ini, pasien masih terus diawasi dengan standar operasional prosedur (SOP), sesuai arahan Menteri Kesehatan dan dilakukan isolasi,” bebernya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Alokasi Cukai Tembakau Rp 14 M

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemkab Demak pada 2018 ini mendapatkan dana alokasi cukai tembakau sebesar Rp 14 miliar. Anggaran tersebut tersebar di 9 organisasi perangkat  (OPD)...

Sungai Sambong Meluap, Rendam 1500 Rumah

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sungai Sambong Batang yang bermuara di pesisir Kabupaten di pantura meluap dan memuntahkan air ke dua Desa di Kecamatan Batang. Akibatnya...

Dipecat Partai, Legislator Dicopot

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Setelah sekian lama berseteru dengan Partai Nasdem, anggota DPRD Kota Semarang dari partai besutan Surya Paloh tersebut, Windu Suko Basuki resmi...

Demi Keselamatan Penumpang

Menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan pengecekan jalur rel KA yang ada di kawasan Jalan Madukoro Semarang,...

Konsistensi Tobucil & Klabs Merawat Literasi dan Keberagaman

Di Tobucil & Klabs, buku-buku bertemu dengan pernik hobi kerajinan, kelas menulis, dan diskusi filsafat. Memilih untuk tetap jadi kecil, tanpa sokongan perusahaan besar...

Karakter Orang Tua Pengaruhi Unggah – Ungguh Anak

RADARSEMARANG.COM - KEMAJUAN ilmu pengetahuan, teknologi dan komunikasi  sangat berpengaruh pada perkembangan perilaku kehidupan manusia, terutama pada usia anak didik. Baik itu pada sikap,...