33 C
Semarang
Minggu, 25 Oktober 2020

Dukun Pembunuh Dibekuk

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

BATANG – Tim Buser Polres Batang bersama Unit Reskrim Polsek Gringsing berhasil membekuk Muslimin,46, warga Desa Sawangan Kecamatan Gringsing, Minggu malam (10/12). Muslimin merupakan pelaku pembunuhan terhadap Restu Novianto,37, warga Desa Plelen Gringsing. Petugas pun terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas di kakinya, karena berusaha melarikan diri saat hendak diamankan.

Dalam aksinya, Muslimin mengaku sebagai dukun yang bisa menggandakan uang, namun pelaku justru membunuh Restu dan dikubur di Alas Roban. Pelaku geram karena korban terus menagih uang hasil gandaan.

Kapolres Batang AKBP Edi S Sinulingga melalui Kapolsek Gringsing AKP Sugianto mengungkapkan, kasus terserbut berawal dari informasi di masyarakat dan kesigapan petugasnya.

“Keluarga korban tidak melapor ke polisi, padahal korban menghilang sejak tanggal 15 November. Petugas mendengar dari masyarakat. Kemudian kami mengecek, ternyata benar ada orang hilang sejak lama,” ujarnya.

Kecurigaan petugas mengarah ke Muslimin, hasil dari informasi yang dikumpulkan dihari terakhir korban diajak pergi pelaku untuk ritual penggandaan uang. Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menemukan kendaraan korban yang digunakan pelaku. Saat akan diinterogasi, pelaku malah mencoba melarikan diri, petugas pun terpaksa melepaskan tembakan.

Dihadapan petugas, tersangka akhirnya mengakui perbuatannya, telah membunuh korban dengan cara dicekik dan lehernya dipatahkan. Usai membunuh, jasad korban kemudian dibawa ke kebun sengon di hutan Alas Roban untuk dikubur. Korban dikubur dengan pakaian lengkap dan ditimbun potongan pohon pisang.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga berhasil mengamankan kendaraan korban berupa sepeda motor Honda Beat G5409GV milik korban dipakai pelaku selama ni.

Pada hari Senin (11/12), kuburan korban dibongkar untuk otopsi dan evakuasi oleh petugas gabungan Inafis dan Dokpol Polres Batang dibantu tim DVi Polda Jateng. Dari hasil otopsi, diketahui korban mengalami luka pukulan benda tumpul di kepala belakang dan bekas cekikan di leher.

Terpisah Kades Sawangan Subeno menambahkan pelaku pembunuhan Muslimin selama ini diketahui bekerja sabagai buruh serabutan. Tetangga justru tidak tahu jika tersangka berprofesi sebagai dukun. Bahkan warganya kaget, Mulsimin bisa melakukan pembuhunan keji tersebut.

“Warga hanya tahu bahwa Muslimin seorang buruh serabutan saja, warga tidak tahu kalau dia dukun pengganda uang. Namun tetangga mengetahui jika pelaku banyak menerima tamu dari luar daerah,” jelasnya. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...